Sebab, belum pernah PB PODSI melakukan kebijakan serupa kepada pengprov PODSI lain di Indonesia dalam kerangka pembinaan prestasi dayung. Baru kepada Maluku PB PODSI menghibahkan perahu latihan sebanyak itu.
“PB PODSI berani memberikan 30 unit perahu latihan kepada Pengprov PODSI Maluku karena di mata pengurus PB PODSI, PODSI Maluku berhasil meski kepengurusannya telah demisioner,” puji Wakil Ketua Umum (Waketum) interim Forum Penyelamat Olahraga Maluku (FPOM) Kamarudin Bolat kepada Maluku Post di Café Ocean, Jalan Anthony Ribok, Ambon, Kamis (28/5).
Dalam kerangka pembinaan prestasi olahraga, ujar Bolat, Pengprov PODSI Maluku patut diberikan apresiasi positif karena dalam beberapa tahun sukses menjadikan Maluku salah satu kekuatan dayung di Indonesia.
“Kami salut kepada pak Anthonius Sihaloho dan bung Anos Yermias yang meski dengan keterbatasan, tetapi mampu mengangkat harkat dan martabat Maluku di kancah olahraga nasional dalam 10 tahun terakhir. Di tangan kedua sosok ini atlet-atlet Maluku banyak yang berlatih di Pelatnas, bahkan ada pelatih Maluku yang sudah 10 tahun lebih melatih atlet-atlet Indonesia ke pelbagai event internasional. Ini capaian yang luar biasa.”tandasnya.
Dikatakan pula, La Memo, Natalia Latupeirissa, Chelsea Corputty, dan lain-lain merupakan hasil pantauan dan polesan Pengprov PODSI Maluku di bawah komando Sihaloho dan Yermias, sehingga kini atlet-atlet Maluku itu menjadi atlet-atlet andalan dan kebanggaan Indonesia.
“Kalau ada yang menilai PODSI Maluku belum berhasil, orang yang mengatakan demikian munafik, stres dan patut dipertanyakan. Justru kami mintakan Pengprov Porlasi Maluku atau pengprov cabor lain mau belajar dari cara kerja Pengprov PODSI Maluku.”tegasnya. (09)


