Bupati Buru Dukung Instruksi Presiden Tutup Penambangan Liar

Ambon, Maluku Post.com – Perhatian pemerintah Kabupaten Buru untuk kesejahteraan maupun kesehatan bagi warganya tidak dapat dipungkiri, hal ini dapat terlihat dari kelihaian sang Bupati Ramly Umasugi bersama Wakilnya Djuhana Sudrajat dalam memimpin daerah yang dikenal sebagai penghasil minyak kayu putih dan lumbung padi di Maluku.

Betapa tidak, aktifitas penambangan emas di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru menimbulkan banyak dampak negatif yakni korban jiwa maupun harta benda serta dapat berpotensi terjadi pencemaran lingkungan, olehnya itu sesuai instruksi presiden agar aktivitas penambangan di kawasan tersebut bakal segera ditutup.

Terkait dengan hal itu, Bupati Buru, Ramly Umasugi yang dihubungi media ini di Namlea, Sabtu (9/5), mengatakan dirinya sudah melaporkan kepada Pak Presiden agar aktivitas penambangan di kawasan gunung botak tersebut segera ditutup dan ditertibkan akibat pengelolaan yang tidak berizin dan berstatus ilegal.

“Alhamdulillah syukur, saya sangat berterima kasih kepada para awak media yang sudah bertanya langsung pada Presiden, menyangkut aktivitas penambangan liar di Gunung Botak, saya juga sudah laporkan secara lisan buat beliau, meminta ini segera ditutup dan ditertibkan.”tandas Umasugi.

Menyangkut investor yang akan melakukan investasi di kawasan Gunung Botak tersebut, Umasugi katakan bahwa pihaknya membuka ruang bagi para investor untuk berinvestasi di Bumi Bupolo tersebut.

“Tanpa kompromi kalau saat saya yang keluarkan rekomendasi, selanjutnya pak gubernur yang memberikan ijin sesuai aturan yang berlaku, sehingga sekarang tergantung pada investor, yang mau invest yach silahkan aja,”tutupnya. (01)

Pos terkait