Piru,Maluku Post.Com – Nasib apes dialami oleh siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Seram Barat, Nining Syamsudin (17) warga dusun Waimeteng, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat. Betapa tidak, siswa yang baru habis mengikuti Ujian Nasional ini, harus terbaring dirumah sakit akibat ulah pacar yang kesal ditolak kencan.
Adapun Pelaku Heru Wardio (25) yang merupakan pemuda pengangguran, warga dusun Waimeteng, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, diduga ingin membakar pacarnya, karena kesal ditolak kencan oleh sang pacar.
Informasi yang dihimpun dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), pada Rabu (13/5) pukul 18.30 WIT pelaku H.W dengan mengendarai motor jenis Yamaha Vega ZR dengan nomor polisi DE 3633 AL menghampiri kios yang berada tepat didepan rumah korban untuk menemui korban N.S.
Saat menemui korban, pelaku langsung mengajak korban untuk kencan (jalan-jalan) namun ajakan pelaku ditolak korban.
Menanggapi aksi penolakan korban, pelaku H.W. masuk ke kios yang dijaga oleh Juhana yang masih merupakan kerabat korban, untuk meminjam pemantik api. Mendapatkan pemantik api, pelaku pun keluar dan mengambil bensin eceran yang juga dijual di kios tersebut, langsung menyiram motor yang dikendarainya dan memantik api hingga motor pelaku dijilat api dengan cepatnya.
Pelaku diduga memegang pacarnya N.S dan mendorong kearah motor yang terbakar hebat itu, akhirnya korban N.S pun mengalami luka bakar di paha kanan hingga kaki kanan. Korban yang mengalami luka bakar itu, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Piru guna mendapatkan perawatan medis.
Tak terima perbuatan pelaku, sekira satu jam kemudian, massa dari keluarga korban langsung mendatangi rumah pelaku yang jaraknya kurang lebih 500 meter dari rumah korban, untuk meminta pertanggungjawaban pelaku. Massa yang marah nyaris menghakimi keluarga pelaku, namun berhasil diantisipasi oleh pihak Aparat Keamanan yang ada di lapangan. Tak terima aksi yang dilakukan pelaku, orang tua korban, Rabu (13/5) pun mengunjungi Polres SBB untuk melaporkan perbuatan pelaku.
Saat ini, pelaku masih dalam pengejaran Polres SBB, sementara Motor Yamaha Vega ZR dengan Nomor Polisi DE 3633 AL telah diamankan di Mapolres setempat.
Pihak Polres SBB yang dimintai konfirmasi terait dengan insiden tersebut, masih enggan untuk membeberkan keterangan.
“Maaf untuk nomor laporan Polisi atau keterangan lainnya tentang insiden tadi sore, nanti saja dikonfirmasi ke Pak Kapolres,” kata salah satu Anggota Polres yang enggan namanya dipublikasikan. (10)


