“Dalam perbincangan saya dengan pak Menteri Perhubungan (Ignatius Johan), beliau katakan akan menarik ’kapal-kapal mainan’ dari Maluku dan akan digantikan dengan kapal-kapal besar yang manusiawi untuk mengangkut penumpang dari dan ke sejumlah pulau di Maluku. Yang dimaksud ’kapal mainan’ itu adalah karena laut Maluku ini sangat luas dan bergelombang, tapi yang dikirim kapal-kapal kecil tak laik laut sehingga ketika datang gelombang maka kapal-kapal itu suka oleng kesana dan kesini dan bisa membahayakan penumpang dan barang,” sebut Assagaff di pusat rekreasi Waterboom Waitatiri, Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (23/5/ 2015.
Assagaff menyatakan dirinya akan mematangkan pembicaraan personal dengan Menhub Ignatius Johan sehingga keinginan Pempus menghibahkan kapal-kapal laik laut dan manusiawi segera terlaksana sebelum akhir tahun ini.
“Nanti kegiatan Poros Maritim di Ambon akan saya sampaikan ini lagi ke pak menteri,” ringkasnya. (09)


