“Jangan sampai hal ini dibiarkan masuk ke Maluku,” ujar Gubernur Maluku di Ambon, Sabtu (23/05).
Dijelaskan Assagaff, untuk mengantisipasi hal peredaran beras sintetis di Maluku, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Bulog dan aparat keamanan, agar setiap kapal yang masuk langsung dilakukan pemeriksaan, dan jika terbukti adanya penyeludupan maka langsung ditahan.
Menurutnya, pengawasan beras sintetis buka hanya dilakukan oleh pemerintah dan aparat keamanan saja, namun seluruh masyarakat Maluku untuk mengawasi hal tersebut.
“Jika ada masyarakat yang menemukan hal ini, segera melaporkannya ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti,” tandasnya. (08)


