Sosok Muda PDIP yang Layak Dampingi Tagop Soulissa Di Pilkada Bursel

Ambon, Maluku Post.com – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah  (Pilkada) Kabupaten Buru Selatan, Maluku,  9 Desember 2015 mendatang, para politisi mulai ramai berebutan rekomendasi di setiap partai politik (Parpol). Di antara sejumlah politisi muda yang tampil sebagai calon Wakil Bupati Bursel masa bakti 2015-2015 mengemuka sosok Samy Latbual. 

Saat ini Latbual mulai  santer diperbincangkan khalayak, Latbual yang sudah dua periode menjabat anggota DPRD Bursel dan rutin memperjuangkan kepentingan masyarakat semakin mendapat dukungan riil dari arus bawah (grass root) hingga kalangan elite partai untuk bertarung sebagai bakal calon Wabup Bursel dari partai besutan Megawati Soekarno Putri itu.

Pelbagai opini yang berkembang dan kian memanaskan tensi politik di Bursel telah berspekulasi bahwa incumbent (petahana), Tagop Sudarsono Soulissa bakal kembali meminang Ayub Buce Seleky sebagai Balon Bupati dan Balon Wabup Bursel menuai reaksi keras dari internal dan simpatisan PDIP Bursel.

Mereka justru sangat menginginkan jika Soulissa memimpin biduk Bursel lima tahun ke depan, tetapi harus didampingi salah satu figur terbaik PDIP, Samy Latbual. Apalagi, saat ini Latbual menjabat Ketua DPC PDIP  Bursel.

Memori buruk dan kelam di masa lampau yang dipotretkan Ayub Buce Seleky saat dirinya diduga berkhianat kepada PDIP Bursel menggugah  simpatisan dan kader PDIP sama sekali menolak Ayub Buce Seleky kembali berpasangan dengan Tagop Sudarsono Soulissa di pilkada Bursel. 

“Bursel yang baru dimekarkan 7 tahun silam memang butuh pemimpin muda, progresif dan revolusioner. Dan, tipikal itu hanya ada Samy Latbual,” kata komponen pemuda Bursel Doni Lesnussa, kepada Maluku Post di Ambon, Senin (18/5).

Dikatakan Lesnussa, dalam aktivitas keseharian sebagai politisi murni yang kerap mengawal kepentingan rakyat, Latbual yang saat ini menjabat Ketua AM GPM Bursel terus menjunjung tinggi nilai adat istiadat di Negeri Bupolo. Tak heran bila Latbual yang lahir dan dibesarkan dari rahim adat mendapat dukungan yang positif dan luar biasa dari seluruh masyarakat adat, baik kalangan Muslim maupun non Muslim.

Menurut Lesnussa, track record Latbual di Bursel sudah teruji sehingga tidak perlu diragukan integritas, kapasitas dan kapabilitasnya.

“Prestasi dan jiwa merakyat yang dilakukan Samy Latbual bukan sebuah wacana kosong belaka yang tidak ada bukti. Tetapi ini realitas yang terjadi dan semua elemen masyarakat, baik kalangan bawah maupun atas, siapa yang tak kenal sosok Samy Latbual,” kesannya.

Terpisah, elemen pemuda Bursel lainya, Fahmy Fatsey, juga mengaku sosok Latbual tak hanya dikenal di kalangan tertentu saja, tetapi di semua kalangan.

“Kita masyarakat di Ambalauw pun tahu persis siapa itu Samy Latbual. Beliau (Samy Latbual) dikenal sebagai orang yang enerjik dan berkomitmen jika salah katakana salah dan benar katakana benar jika itu merupakan hak masyarakat.  Makanya di parlemen Bursel, saat mengawal aspirasi rakyat tak bisa satu orang pun yang  melakukan kongkalikong dengan Samy Latbual,” tegas Fahmy yang jugaaktivis GMNI Bursel.

Fahmy menyerukan DPP PDIP dan DPD PDIP  harus tegas dengan keputusan Kongres V PDIP di Bali dan Konferda PDIP Maluku yang menyatakan, bahwa incumbent yang ingin direkomendasikan dari PDIP untuk bertarung sebagai Calkada harus menggandeng kader Partai.

“Ini soal harga diri partai, sehingga kalau pun kader partai tidak diakomodir, harus ada alternative lainnya. Karena, PDIP sebagai partai kader, harus mengedepankan kualitas kader dalam setiap arena perpolitikan di daerahmaupunNasional,’’ katanya mendesak.  (09)

Pos terkait