“Pada fit and propertest yang diselenggarakan oleh PDIP Maluku ini mengusung 3 kriteria yang dipusatkan oleh DPP diantaranya kriteria kepemimpinan, Loyalitas dan Integritas,”ujar Watubun.
Dijelaskan Watubun, fit and propertest yang dilaksanakan ini merupakan lanjutan dari survey yang dilaksanakan oleh masing-masing kandidat.
Menurutnya, survey awal yang dilakukan oleh para kandidat adalah hasil promosi diri yang nantinya dinilai oleh partai secara kolektif.
“Survey awal yang dilakukan adalah ajang promosi diri yang nantinya dinilai oleh partai, masa sich kita berkompetisi tapi masyarakat tidak mengenal kader, untuk itulah survey perlu dilakukan sebagai ajang promosi awal,”katanya.
Dia menjelaskan, peluang kader pada fit and propertest yang diselenggarakan ini akan lebih diprioritaskan, sehingga tujuan survey ini juga sangat menentukan.
“Seharusnya, kader tetap diprioritaskan, karena masalah ini kader telah berjuang mati-matian dalam menghidupkan partai, naif jika tidak ada balasan partai, namun untuk kader yang harus dan bernilai jual tinggi,”tandasnya.
Disisi lain, Watubun menegaskan jadwal pendaftaran oleh KPU tetap dihormati sembari menambahkan, PDIP akan tetap berupaya mengeluarkan rekomendasi sebelum jadwal KPU. (08)


