Merujuk pada pidato Soekarno, Proklamator RI, yang disampaikan pada Mei 1958, Pancasila sebagai alat pemersatu bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke perlu dilestarikan di atas fondasi (dasar) Negara Indonesia.
“Dalam perjalanan sejarah Indonesia, Pancasila tidak luput dari tantangan berbagai ideologi, tetapi Pancasila telah teruji kekokohannya dari upaya-upaya yang hendak merongrong, merubah dan bahkan yang hendak meruntuhkan ideologi Pancasila sebagai Dasar Negara dan Falsafah NKRI,” ulas kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Ambon, Erick Dahoklory dalam keterangan persnya kepada Maluku Post, Selasa (2/6).
Sebagai ’Way of Life (pandangan hidup), urai Dahoklory, nilai-nilai Pancasila telah menjamin kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia tanpa diskriminasi, tanpa membedakan suku dan agama dan tidak memberi peluang bagi tindakan subordinasi kelompok yang kuat terhadap yang lemah.
“Saling menghargai dan menghormati menjadi dasar etika dalam menjaga kehidupan bersama menyikapi kondisi keberagaman masyarakat Indonesia yang disadari sejak awal pendirian NKRI melalui kesepakatan para ’Founding Fathers’ yang menjadikan Pancasila sebagai titik temu identitas kolektif bangsa dan sebagai dasar negara RI di mana Pancasila mendasari seluruh aspek kehidupan bangsa Indonesia demi keutuhan NKRI,” ujarnya pemuda Yawuru, Kisar, Maluku Barat Daya.
Dahoklory mengemukakan pemuda sebagai pilar terakhir dalam pembangunan bangsa saat ini, perlu diperkuat kesadaran dan kesetiaan serta kebanggaan terhadap ideologi bangsa ini, sehingga mampu menciptakan generasi penerus yang terus mencintai dan mempertahankan ideologi yang kokoh di atas sejarah bangsa Indonesia yang bukan berasal dari sejarah bangsa lain atau ideologi manapun yang tidak sesuai dan bukan lahir dari bangsa Indonesia.
Sebagai generasi penerus perjuangan bangsa, lanjut Dahoklory, pemuda harus menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila dalam pelbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Kejayaan bangsa ini terletak di pundak para generasi muda saat ini. Oleh karena itu, nilai-nilai luhur Pancasila harus tetap melekat di hati atau sanubari seluruh anak bangsa, terutama generasi muda,” tutupnya. (09)


