Ibu Hamil Dianjurkan Jalani PMTCT Cegah HIV

Ambon, Maluku Post.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon menganjurkan ibu hamil untuk menjalani pemeriksaan HIV/AIDS melalui program Prevention of Mother-to-Child Transmission (PMTCT) atau pencegahan penularan dari ibu ke anak.

“Setiap ibu hamil yang melakukan pemeriksaan di puskesmas kami anjurkan untuk melakukan pemeriksaan melalui program PMTCT sebagai upaya pencegahan penularan HIV,” kata Kepala Dinas Kesehatan Treesje Tory, di Ambon, Sabtu (13/6).

Menurut dia, perkembangan epidemi HIV di Kota Ambon mengalami peningkatan khususnya pada pekerja seks , Lelaki Suka Lelaki (LSL) dan waria.

Sasaran utama penularan HIV pada transmisi seksual yakni pekerja seks, pelanggan, lelaki suka lelaki, dan pasangan suami isteri.

“Peningkatan infeksi baru HIV pada perempuan khususnya ibu hamil akan berdampak pada meningkatnya jumlah infeksi HIB pada bayi,” ujarnya.

Treesje mengatakan, anjuran pemeriksaan juga diberikan kepada pasien umum yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas.

“Pasien yang datang melakukan pemeriksaan dan ditemukan ciri-ciri penyakit yang kurang baik, akan kami anjurkan untuk melakukan pemeriksaan,” katanya.

Dijelaskannya, pengobatan penderita HIV/AIDS dapat dilakukan di tujuh Puskesmas atau klikik IMS yakni Passo, Hative Kecil, Rijali, Karang Panjang, Puskesmas CH. M. Tiahahu, Waehaong dan Air Salobar.

Selain itu klinik VCT RS dr. M Haulussy, RS Sumber Hidup, RS Al Fatah dan BKPM Maluku serta Klinik CSt di RS dr M Haulussy.

“Direncanakan akan dilakukan penambahan tiga puskemas rujukan pemeriksaan yakni Hutumuri dan Benteng,” tandasnya.

Treesje menambahkan, cakupan program yang dilakukan pihaknya sudah cukup baik dan sebagian telah memberikan dampak pada Perubahan Perilaku dan Laju Epidemi.

Tetapi masih banyak yang harus ditingkatkan efektivitasnya terutama pada Perilaku Berisiko terkait Penularan Melalui Transmisi Seksual (PMTS).

“Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan HIV, meningkatkan mutu hidup ODHA, mengurangi dampak sosial ekonomi epidemi AIDS dan meningkatkan lingkungan kondusif,” ujarnya. (ant/MP)

Pos terkait