Jelang HUT Bhayangkara Ke-69, Polres SBB Gelar Bakti Sosial

Piru, Maluku Post.Com – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 69 yang jatuh pada tanggal 1 Juli Tahun 2015, Kepolisian Resort  Seram Bagian Barat (SBB) menggelar serangkaian kegiatan Bakti Sosial.

Kegiatan yang dilaksanakan di seantero jajaran Polres SBB berdasarkan petunjuk POLDA Maluku sebagai bentuk empati dan kepedulian kepada masyarakat.

“Karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan, maka kegiatan bakti sosial kita laksanakan di rumah rumah ibadah. Baik di Mesjid maupun di Gereja. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa pembersihan MCK, dan lingkungan rumah ibadah serta selokan dan pemotongan rumput yang ada di area lokasi rumah ibadah Mesjid Al Muhajirin Piru dan Gereja  Yabok Piru,” demikian ungkap Kepala Bagian Operasional Polres SBB, Kompol Edhy Tethool di Mapolres SBB, Sabtu (27/6).

Lanjutnya, untuk Kecamatan Kairatu Barat sendiri, pihak Polres SBB dan Jajaran Polsek Kairatu Barat memusatkan kegiatan Bakti Sosial di Masjid Waihatu dengan bentuk kegiatan pengecatan bangunan Masjid.

Disamping dilakukan Bakti Sosial di rumah ibadah dua Kecamatan, pihaknya pekan kemarin juga melaksanakan kegiatan serupa yang dipusatkan di Kecamatan Kairatu tepatnya pada Masjid Gemba.

“Kita juga melakukan kegiatan serupa di Masjid Gemba yang melibatkan jajaran Polsek Kairatu dan Polres Seram Bagian Barat. Kegiatannya berupa pembersihan halaman Masjid dan lokasi sekitar Masjid Gemba. Kegiatan lain yang akan kita laksanakan adalah kegiatan anjangsana. Kegiatan anjangsana ini kita lakukan kepada para Warakauri dan Purnawirawan POLRI yang dikemas dengan  pemberian bingkisan, “ terangnya.

Selain itu, deretan kegiatan yang bakal dilaksanakan Polres SBB jelang HUT Bhayangkara ke-69 Tahun 2015 yakni Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Piru, pada tangggal 30, dilanjutkan dengan upacara HUT Bhayangkara yang terpusat di Mapolres SBB, Rabu (1/7). 

 “Di Sore hari pada tanggal 1 Juli nanti kita akan melaksanakan kegiatan Buka Puasa bersama dari Pemuka Agama, Anggota POLRI dan Pemuka tokoh masyarakat lintas Komunitas, “ ucapnya.

Serangkaian kegiatan yang dilaksanakan jelang HUT Bhayangkara ke 69 baginya adalah bentuk sumbangsi POLRI kepada masyarakat. Output yang diharapkan dari seluruh rangkaian kegiatan tersebut bagaimana POLRI melalui Polres SBB dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Ini adalah sebuah refleksi bagaimana POLRI kedepan dapat memberikan pelayanan, perlindungan dan penegakan Hukum kepada masyarakat. Artinya bahwa dari perjalanan POLRI melalui Polres SBB dibawah pimpinan Kapolres SBB, AKBP Syahbuddin Nasution ingin berupaya untuk menjadi lebih baik.  Kita sebagai pelayan harus melayani, Pelindung , dan Pengayom. Artinya setiap saat kita harus memberikan yang terbaik bagi masyarakat SBB,dan membantu  Pemerintah Daerah untuk menciptakan situasi Kambtibmas yang aman dan nyaman, “ pungkasnya.

Untuk diketahui, bibit mula terbentuknya kepolisian sudah ada pada zaman kerajaan Majapahit. Pada saat itu, patih Gajah Mada membentuk pasukan pengamanan Elit Kerajaan Majapahit yang diberi nama Bhayangkara yang bertugas melindungi raja dan kerajaan. Maka dari itu, hingga saat ini sosok Gajah Mada merupakan simbol kepolsian RI. Sebagai bentuk penghormatan, POLRI membangun patung Gajah Mada di depan Kantor Markas Besar Kepolisian RI yang beralamat di Jalan Tarunojoyo N0.3 Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Pembentukan Kepolisian terbentuk dari zaman hindia Belanda hingga pendudukan jepang, namun pada tanggal 19 Agustus tahun 1945  dibentuk Badan Kepolisian Negara (BKN) oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Pada tanggal 29 September Tahun 1945 Presiden Soekarno melantik R.S Soekanto Tjokrodiatmodjo menjadi Kepala Kepolisian Negara. BKN pada saat itu berada dibawah Kemendagri dengan nama Djawatan Negara yang hanya bertanggungjawab masalah administrasi,sedangkan masalah opersional bertanggungjawab kepada Jaksa Agung.

Kemudian mulai 1 Juli 1946 dengan penetapan Pemerintah No. 11/S.D. Tahun 1946 Djawatan Kepolisian Negara bertanggungjawab langsung kepada Perdana Menteri. Tanggal 1 Juli inilah yang hingga hari ini diperingati sebagai Hari Bhayangkara.  (10)     

Pos terkait