PKB MBD Masih Memproses Bakal Calkada

Ambon, Maluku Post.com – Pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maluku Barat Daya (MBD) masih memproses bakal calon kepala daerah (calkada) untuk mengikuti pilkada serentak di Maluku yang dijadwalkan pada 9 Desember 2015.

“Memang tinggal MBD yang bakal calonnya belum direkomendasikan DPP PKB, menyusul tiga kabupaten lainnya telah diputuskan,” kata Ketua DPW PKB Maluku, Basri Damis saat dikonfirmasi, Selasa (23/6).

Tiga kabupaten lainnya adalah Seram Bagian Timur (SBT), Kepulauan Aru dan Buru Selatan.

“Rekan-rekan di MBD terhambat kondisi geografis berupa kepulauan dengan keterbatasan transportasi laut sehubungan kondisi cuaca ekstrim sehingga masih menggodok bakal calon yang nantinya diajukan ke DPW PKB Maluku,” ujar Basri.

Karena itu, PKB MBD dimotivasi agar sesegera merampungkan prosesnya. Selanjutnya disampaikan ke DPW untuk diajukan ke DPP agar direkomendasikan karena tahapan pendaftaran dijadwalkan pada 26-28 Juli 2015.

“Pertimbangannya bakal calon yang direkomendasikan DPP PKB harus berkoalisi dengan partai politik (parpol) lainnya untuk memenuhi kuota persentase minimal 20 persen dari jumlah legislator MBD,” kata Basri.

Rekomendasi juga diberikan setelah mempertimbangkan hasil survei untuk memastikan tingkat elektabilitas bakal calon menyusul tes kepatutan dan kelayakan.

“Pastinya bakal calon yang direkomendasikan adalah berpeluang memenangkan pilkada sehingga harus objektif,” tegas Basri.

Sebelumnya, DPP PKB dengan surat keputusan ditandatangani Ketua Umum Muhaimin Iskandar dan Sekjen Abdul Kadir Karding merekomendasikan pasangan bakal calon Bupati SBT, yakni Sitty Suruwaky-Syarifuddin Goo.

Sitty adalah Wakil Bupati SBT dua periode, sedangkan Syarifuddin saat ini menjadi Kadis ESDM setempat yang telah berproses pengunduran diri dari PNS.

Kabupaten Buru Selatan direkomendasikan Tagop Soedarsono Soulisa-Ayub Seleky adalah petahana yang masa jabatan mereka berakhir pada 22 Juni 2016.

Sedangkan, Kepulauan Aru yakni Joseph Barends – Elisa Lazarus Darakay.

Masa jabatan Bupati SBT berakhir pada 10 September 2015, Kepulauan Aru (26 Oktober 2015) dan MBD (26 April 2016). (ant/MP)

Pos terkait