BKK Ambon Sidak Sekolah Hari Pertama

Ambon, Maluku Post.com – Badan Kepegawaian Kota (BKK) Ambon melakukan sidak ke sejumlah sekolah pasca libur kenaikan kelas dan hari raya Idul Fitri 1436 Hijriah.

“Sidak dilakukan di sejumlah sekolah untuk memastikan kehadiran guru dan pegawai paska libur kenaikan kelas dan hari raya Idul Fitri,” kata Kepala BKD setempat, Benny Selanno, Senin (27/7).

Menurut dia, kurang lebih satu bulan secara efektif sekolah libur, dan hari ini dimulai tahun ajaran baru 2015/2016, pihaknya melakukan sidak untuk mengetahui sejauh mana aktifitas guru dan pegawai yang telah secara resmi melakukan tanggung jawab sebagai abdi negara.

“Sidak yang dilakukan di tujuh sekolah SMP dan SMA di Ambon ditemukan kurang lebih 30 guru dan pegawai sampai siang ini belum melakukan aktivitas,” katanya.

Benny mengatakan, jumlah ketidakhadiran guru dan pegawai di sekolah pasti meningkat mengingat sidak hanya dilakukan di sejumlah sekolah.

Dari tujuh sekolah yang dilakukan sidak, pihaknya bersyukur dua sekolah yakni SMAN 1 dan 2 Ambon yang tingkat kehadirannya 100 persen.

“Diharapkan disiplin para guru dan pegawai di dua sekolah ini menjadi contoh bagi sekolah lain di Ambon,” ujarnya.

Ditegaskannya, pegawai yang sengaja tidak masuk karena halangan tertentu, pihaknya akan minta pertanggungjawaban.

30 guru dan pegawai yang tidak hadir pada hari pertama sekolah diminta untuk melakukan apel pagi di Balai Kota Ambon Selasa (28/7) guna mendengar keterangan ketidakhadiran.

“Kita akan meminta pertanggungjawaban mereka, alasan yg sama sekali tidak sesuai dengan ketentuan akan berikan sanksi tegas,” tandasnya.

Ia mengakui, pembinaan disiplin pegawai yang dilakukan merupakan bagian dari evaluasi kerja setelah hari raya sekaligus mengecek kesiapan pegawai dalam melayani masyarakat.

Sementara itu data kehadiran PNS di balai kota paska libur hari raya mencapai 97 persen.

“Hari pertama kerja paska libur lebaran cukup memuaskan karena kehadiran PNS mencapai 97 persen, sejumlah pegawai telah mengajukan ijin resmi, dan beberapa diantaranya sakit dan tanpa keterangan,” tandasnya. (ant/MP)

Pos terkait