Ambon, Malukupost.com : Para distributor di Kota Ambon yang selama ini memasok barang kebutuhan pokok dari Pulau Jawa mulai menurunkan harga jual kepada para pedagang eceran.
Pantauan di pasar Nusaniwe, Mardika dan Batumerah, Selasa (11/8), walaupun harga sudah mulai turun di tingkat distributor namun para pedagang masih mempertahankan harga jual kepada para pembeli.
Amy, pedagang di pasar Mardika, mengakui kalau ada beberapa jenis kebutuhan pokok yang sudah mulai turun di tingkat distributor sejak dua hari lalu, tetapi ia masih menjual dengan harga lama sebab stok lama masih banyak.
Dia mengatakan, tadi malam dirinya membeli gula pasir di agen dengan harga Rp570.000/sak (50 kg), atau turun dari sebelumnya Rp630.000/sak.
Pihak distributor, kata dia, ingin harga di pasar Rp12.000/kg, namun karena stok yang dibeli dengan harga Rp630.000/sak masih ada, makanya dijual dengan harga Rp13.000/kg.
Minyak goreng Bimoli juga turun dari Rp270.000 menjadi Rp255.000/dos (lima gen, dimana tiap gen berisi lima liter), dengan harapan di pasar Rp60.000/gen.
Namun karena stok lama masih ada maka harga masih bertahan Rp65.000/gen, eceran Rp16.000/liter.
Susu kental manis cap nona masih tetap normal yakni Rp450.000/dos (48 kaleng), harga eceran Rp11.000/kaleng.
“Kecuali kacang tanah kupas yang sedikit bergerajk naik dari Rp27.000 menjadi Rp30.000/kg,” katanya.
Dia menjelaskan, beli dari pihak distributor dengan harga sudah naik yakni Rp1.350.000/sak atau naik dari sebelumnya Rp1.200.000.
“Kalau kacang hijau masih tetap Rp500.000/sak (25 kg), harga eceran Rp22.000/kg,” katanya.
Sedangkan untuk beras harganya masih tetap stabil seperti beras jenis tawon dan Bulir Mas Rp12.000/kg, hanya saja informasi dari beberapa teman pedagang bahwa dalam waktu dekat akan terjadi perubahan naik.
“Informasi dari mereka katanya harga ditingkat distributor sudah mulai naik, tiap karung dengan ukuran 25 kilo gram seperti beras Tawon naik dari Rp285.000 menjadi Rp290.000/sak, dan beras Bulir Mas naik dari Rp270.000 menjadi Rp285.000/sak,” ujarnya.
Dengan demikian pasti ada perubahan harga eceran, kemungkinan naik dari Rp12.000 menjadi Rp13.000/kg.
Untuk daging sapi murni hingga kini masih tetap normal yakni Rp85.000/kg, daging ayam beku Rp29.000/kg, daging ayam kampung jenis pejantan Rp90.000/ekor, telur ayam ras Rp1.400/butir. (ant/mp)

