Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati MBD tiba di RSUD M Haulussy Ambon pukul 08.00 dengan menggunakan mobil pribadi keduanya dan didampingi dengan beberapa simpatisannya.
Kemudian pukul 08.30 Kilikili dan Johanes H Frans menjalani tes yang dimulai dengan pengisian berkas administrasi, dan beberapa tahapan tes kesehatan.
Usai menjalani tes kesehatan calon Wakil Bupati MBD Johanes H Frans kepada wartawan, mengatakan ada beberapa tahapan tes kesehatan yang dijalani, yaitu pengambilan darah puasa, pemeriksaan jantung, USG, pemeriksaan mata, pemeriksaan THT, Gigi, Saraf untuk mengetahui seberapa besar memori calon kepala daerah, uji pendengaran, tes gula darah, psiko tes dengan jumlah soal 567 dan terakhir wawancara yang akan berlangsung hari senin ini.
“Semua tes kita jalani baik, dan saya yakin kami berdua akan lolos,”ujar Frans.
Ditempat yang sama ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dr. Hendrita Tuanakota, M.kes, mengatakan dari 4 Kabupaten di Maluku yang melaksanakan Pilkada serentak, ada 3 kabupaten yang melakukan tes kesehatan di RSUD M. Haulussy Ambon, yaitu Kabupaten MBD, Kepulauan Aru, dan Buru Selatan. Sedangkan untuk Kabupaten SBT dilaksanakan pada Rumah Sakit yang ada di Bula.
Jelasnya, dari 4 pasangan Kabupaten kepulauan, baru dua pasangan yang melaksanakan tes kesehatan yaitu Johan Bonga – Muin Sogalery yang diusung koalisi Nasdem, PKS, Demokrat dan PKPU, dan Gotlief Gainau – Djafrudin Hamu (Gerindra dan Golkar), sedangkan dua pasanngan yaitu Wehelm Kurnala- Azis Goin yang diusung PDIP, Hanura, PAN, dan Josep Barends – Elisa Lazarus Darakay yang diusung PKB dan PPP belum melaksanakan tes kesehatan, direncanakan hari ini.
Sementara dari 3 calon Bupati MBD yang ikut dalam Pilkada, baru dua pasangan calon Bupati yang Wakil Bupati yang melakukan tes kesehatan yaitu Simon Moshe Maahury – Kim Davits diusung Hanura dan Gerindra. Nikolas Kilikili – Johanes H Frans (Nasdem dan PKB). Sementara Barnabas Orno – Benjamin Noach yang didukung PDIP, PKPI dan Demokrat, yang direncanakan hari ini.
Sedangkan untuk kedua pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buru Selatan, Tagop S Solisa – Ayub Saleki diusung PDIP PKB Hanura, Nasdem PPP, PAN dan Golkar, Hakim Fatsey – Anthon Lesnusa Gerindra dan PKS, sudah melaksanakan tes kesehatan.
Jelasnya, pemeriksaan tes kesehatan calon Bupati dan Wakil Bupati sesuai MoU antara IDI Pusat dengan KPU sampai di tingkat kabupaten/kota.
“Untuk itu kita menunjuk RSUD M haulussy Ambon sebagai Rumah sakit pemeriksa, karena kita menganggap RSUD sudah terakreditasi dan lengkap dengan dokter yang berkompetensi dan profesional, serta mempunyai Dr Spesialis dan alat pemeriksaan penunjang diagnosa yang lengkap.” ungkap Tuanakota
Ditanya mengenai tahapan pemeriksaan, kata Tuanakota di mulai dengan pengisian biodata, pemeriksaan penyakit dalam oleh Dr spesialis penyakit dalam sampai dengan pemeriksaan neorologis, kejiwaan, dan tes radiologi, penunjang, darah lengkap.
“Semua dilakukan secara bertahap di periksa sampai selesai, baru kita mengadakan pleno pemeriksaan untuk memberikan hasil yang sempurna, karena kita hanya memberikan hasil berdasarkan spesialis, tetapi kita tidak bisa menentukan bahwa mereka bisa mengikuti untuk menjadi bupati atau tidak. Kita hanya memberikan hasil tes, dan yang menentukan adalah KPU kabupaten masing-masing,”ucapnya. (07)


