Vanath : Himbau Masyarakat Untuk Mendukung Semua Proses Tahapan Pilkada
Anggota komisi III DPR-RI Dapil Maluku Hj. Rohani Vanath, mengatakan dari 4 daerah kabupaten yang melaksanakan Pilkada serentak, Kabupaten SBT merupakan salah satu daerah yang mempunyai potensi konflik.
Dijelaskan Vanath, dengan berkaca pada persoalan yang terjadi pada tahun 2005 dengan kasus pembuangan kotak suara, dan tahun 2010 dengan kasus pembakaran instansi pemerintah dan rumah masyarakat.
Menurutnya, untuk menjaga hal ini perlu penjagaan ekstra ketat oleh pihak kepolisian, dalam mengamankan semua ini.
“Jika terjadi sesuatu yang mencurigai, langsung secepatnya mengambil langkah, sehingga tidak terjadi sesuatu hal yang mengganggu jalannya Pilkada,”ungkapnya.
Selain itu, dirinya mengharapkan kepada seluruh masyarakat Maluku, terkhususnya masyarakat yang berada di empat kabupaten, yaitu Kabupaten SBT, MBD, Kepulauan Aru, dan Buru Selatan, yang akan memilih pemimpin untuk lima tahun kedepan, agar tetap mendukung semua proses tahapan Pilkada, dan tetap menjaga situasi dan kondisi keamanan. Tidak terpancing dengan isu-isu yang dimainkan oleh salah satu bakal calon.
“Yang penting saat ini, masyarakat sudah mulai menentukan pilihannya, siapa yang layak menjadi pemimpin dalam membangun daerahnya masing-masing,”tandasn¬ya.
Sementara itu kepada KPU, Vanath mengharapkan untuk dapat menjalankan tugas sebaik mungkin. Dan yang paling penting harus bekerja secara netral tanpa ada berpihak pada calon manapun.
Menyikapi hal ini Kapolda Maluku Brigjen Pol Murad Ismail, optimis Pilkada serentak di 4 Kabupaten ini akan sukses sama dengan Pilkada Gubernur dan Wakil tahun lalu.
“Yang ditakutkan KPU tidak siap, tetapi kalau saya selalu siap dan mudah-mudahan tidak terjadi hal-hal yang menganggu jalannya Pilkada,”tegas Kapolda Murad.
Dikatakan, dirinya terus melakukan koordinasi dengan Kapolres Aru dan SBT, untuk tetap menjaga keamanan dan jika terjadi apa-apa segera mengambil tindakan pencegahan. (07)


