Seleksi Komisioner KIP Bersifat Transparan

Seleksi akhir Komisi Informasi Publik (KIP) Maluku untuk menjaring lima komisioner di DPRD Provinsi Maluku pada awal September 2015 akan dilakukan secara transparan dan terbuka untuk umum.

Ambon, Malukupost.com : Seleksi akhir Komisi Informasi Publik (KIP) Maluku untuk menjaring lima komisioner di DPRD Provinsi Maluku pada awal September 2015 akan dilakukan secara transparan dan terbuka untuk umum.

“Sekarang sudah ada 12 nama calon komisioner yang masuk dan kami jadwalkan awal September sudah terlaksana, kemudian proses uji kelaikan dan kepatutan akan dilakukan secara terbuka,” kata ketua komisi A DPRD Maluku, Melkias Frans di Ambon, Selasa.

Penjelasan tersebut disampaikan dalam pertemuan komisi dengan panitia seleksi KIP Maluku serta komisioner KIP Pusat, Evi Trisula dan Solaeiman.

Dalam rapat tersebut, katanya, komisi A telah mendapat banyak masukan, kemudian hal-hal yang terkoreksi semuanya sudah selesai sehingga tinggal diagendakan saja untuk proses uji kelaikan dan kepatutan.

Panitia seleksi juga dinilai sudah cukup independen karena terdapat sejumlah wakil dari perguruan tinggi sehingga tidak diragukan lagi kapasitas mereka, dan hasil 12 calon komisioner yang ada pasti yang terbaik setelah dilakukan penyaringan terhadap 40 peserta yang mendaftar.

“Awalnya memang tidak ada keterbukaan siapa-siapa yang ada di panitia sebab tidak ada koordinasi dengan komisi A, jadi normal saja kalau ada masyarakat atau anggota legislatif yang selama proses berjalan mengontrol dan berkomentar mengikuti sesi mereka,” katanya.

Tetapi setelah hasilnya dilaporkan dan ada penjelasan resmi maka anggota pansel ini tidak perlu diragukan lagi kredibilitas mereka.

Dia menambahkan, nantinya sistem kerja KIP sama seperti di pengadilan karena ada panitera dan komisionernya tetapi mereka bukanlah lembaga peradilan.

Sementara ketua panitia seleksi, Ibrahim Sangaji menjelaskan, proses awal pembentukan panitia hingga pendaftaran dan penjaringan sudah dikoordinasikan dengan pimpinan DPRD.

“Sehingga dari 40 peserta yang mendaftar sejak Maret 2015 lalu, pansel telah bekerja maksimal hingga tersisa 12 calon komisioner dan diusulkan ke komisi A DPRD Maluku untuk mengikuti seleksi tahap akhir,” katanya. (ant/mp)

Pos terkait