Ambon, Maluku Post.com – Badan Pusat Statistik Maluku menyosialisasikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kepada semua kepala satuan kerja perangkat daerah, perbankan, dan asosiasi usaha menghadapi sensus ekonomi 2016.
Ketua Panitia Pelaksana yang juga Sekretaris BPS Provinsi Maluku Charles Anidlah di Ambon, Senin (28/9), tujuan sosialisasi untuk mengetahui indeks pembangunan manusia yang merupakan indikator penting dalam mengukur keberhasilan upaya membangun kualitas hidup manusia, pengukuran IMP yang reliable dalam menggambarkan keberhasilan pembangunan manusia.
“Perubahan pengukuran IMP terjadi terus menerus dalam bentuk penyempurnaan dan perubahan komponen maupun metode,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2016 agar dapat diketahui tingkat kemajuan perekonomian bangsa maupun daerah, sekaligus dapat mengukur sumber-sumber ekonomi yang akan menjadi unggulan daerah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
Peserta yang hadir pada acara sosialisasi IMP berasal dari seluruh SKPD Provinsi Maluku, Perbankan dan Asosilasi Dunia Usaha serta Media di daerah ini. Sedangkan yang membawa materi yakni dari Direktur Analisis dan Pengembangan Statistik BPS RI Dr Margo Yuono.
Margo Yuono saat menyampaikan materinya mengatakan, untuk mengukur percepatan perkembangan IPM dalam suatu kurung waktu digunakan ukuran pertumbuhan IPM per tahun.
“Pertumbuhan IPM menunjukan perbandingan antara capaian yang telah ditempuh dengan capaian sebelumnya,” katanya.
Semakin tinggi nilai pertumbuhan, lanjutnya, semakin cepat IPM suatu wilayah untuk mencapai nilai maksimalnya. (ant/MP)


