PKS Kesulitan Rekomendasikan Pengganti Hakim Fatsey

Ambon, Maluku Post.com – DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Maluku mengaku kesulitan mencari dan merekomendsikan figur baru sebagai calon Bupati Buru Selatan (Bursel) menggantikan Hakim Fatsey yang meninggal dunia pekan lalu.

“Untuk masalah calon yang berhalangan tetap masih diberikan kesempatan ke partai untuk melakukan proses pergantian setelah KPUD menerima surat keterangan kematian, tetapi waktunya mepet sekali,” kata Ketua Umum DPW PKS Maluku Syaid Mudzakir Assagaf di Ambon, Kamis (17/9).

Harus diakui, kata dia, interval waktu yang diberikan ke parpol untuk melakukan proses pergantian ini terlalu mepet, bahkan kalau dibilang dalam kondisi normal bagi partai yang biasa berproses untuk menjaring calon Bupati itu merupakan waktu yang semi mustahil.

Karena selama ini untuk menjaring satu calon kepala daerah butuh waktu di atas tiga bulan, mulai dari proses penjaringan, pemetaan, asesment, dilakukan survei, sampai melihat keunggulan masing-masing figur tentunya membutuhkan waktu.

Apalagi, kata Syaid Mudzakir, daerah seperti di Kabupaten Buru Selatan yang cukup jauh dan tokoh di sana tidak banyak yang dikenal sehingga menyulitkan bagi parpol, terutama PKS secara khusus untuk menetapkan calon pengganti dalam waktu dekat ini.

“Walau pun begitu, PKS tetap berusaha mensukseskan pilkada serentak 2015 di Bursel, dan dalam situasi sekarang PKS masih melakukan koordinasi dengan Partai Gerindra dan unsur lain untuk melihat apakah kemungkinan kita bisa merekomendasikan atau terpaksa tidak bisa merekomendasikan orang,” tandasnya.

Kalau memang tidak direkomendasikan, konsekwensinya pilakda serentak Bursel terancam ditunda hingga tahun 2017 karena hanya satu pasangan calon kepala daerah dan wakilnya yang maju.

“Saya berkordinasi dengan ketua KPU Maluku dan menyampaikan kesulitan yang dihadapi untuk berproses dalam waktu beberapa hari yang diberikan, tetapi saya katakan berusaha semaksimal mungkin sebagai bentuk pertanggungjawaban publik untuk sukseskan pilkada,” akui Zaid Mudzakir.

Tetapi karena waktu dan situasi tidak memungkinkan PKS merekomendasikan orang sebab ini terkait nasib puluhan ribu orang di Kabupaten Bursel, maka harus juga dimaklumi oleh seluruh unsur.

PKS memiliki satu kursi hasil pemilu legislatif 2014 di Kabupaten Buru Selatan dan bersama Partai Gerindra mendukung Hakim Fatsey sebagai calon Bupati.

“Kalau untuk posisi calon wakil bupatinya yang sekarang tidak bisa kami komentari sebab diusung oleh parpol lain,” katanya. (ant/MP)

Pos terkait