Ambon, Maluku Post.com – Tim tinju Papua Barat berharap hakim objektif dalam penyelenggaraan Kejurnas sekaligus Pra PON tinju Wilayah Timur Indonesia yang diselenggarakan Kota Ambon, Provinsi Maluku pada 26 – 31 Oktober 2015.
“Kunci sukses pertandingan ada ditangan para hakim, karena itu kita berharap panitia dapat memberikan pengawasan yang maksimal kepada mereka ,” kata Pelatih Kepala Papua Barat, Benny Maniani, di Ambon, Senin (26/10).
Ia mengatakan, tim tinju Papua Barat mempersiapkan 14 petinju untuk bertanding, dan optimis seluruh atlet lolos ke PON Jawa Barat.
Pihaknya optimis para atlet tinju Papua Barat akan memberikan prestasi terbaik, tetapi keputusan hasil pertandingan juga tergantung penilaian para hakim.
“Para hakim harus objektif dalam menilai sebuah pertandingan, karena dari situlah dapat diketahui kualitas petinju kita seperti apa sehingga perlu dilakukan pengawasan ketat kepada para hakim,”ujarnya.
Menurut Benny, 10 Provinsi di Wilayah Timur Indonesia mengikutsertakan petinju terbaik,tim Papua Barat juga telah mempersiapkan para atlet dengan baik.
“Semua lawan yang dihadapi pada Pra PON memiliki kualitas dan kemampuan yang baik, dan tidak bisa diremehkan termasuk keberadaan petinju tuan rumah (Maluku),” katanya.
Ia berharap, hakim yang memimpin pertandingan dapat menjaga kualitas pertandingan, dengan menjunjung tinggi kode etik.
“Kita berharap profesional para hakim dengan menjunjung tinggi kode etik perlu terus dijaga, mengingat nama besar para petinju Indonesia Timur harus dikembalikan kejayaannya seperti pada 20 tahun yang lalu,” tandasnya.
Dijelaskannya, petinju putra yang diikutsertakan pada Kejurnas Pra PON yakni Hany L Sapulette (46 kg), Risco Rumi (48 kg), Oktovianis Blasia (56 kg), Christian Rahangea (64 kg), Max K Yeninar (69 kg), Abdulah M Taher (75 kg), Jefry Edi Asariba (81 kg) dan Timotius Rumpaidus (91 kg).
Sedangkan, putri adalah Sitti Isro Kelkusa (48 kg), Hana Kenndy (51 kg), Mina Babingga (54 kg), Yunita Sanadi (60 kg) dan Dolince Sanadi (64 kg).
“Dua petinju Papua Barat telah mengantongi tiket PON yaitu Farrand Papendang (60 kg putra) dan Christin Jembai (57 kg putri) ,” ujarnya.
Sebanyak 99 atlet telah mendaftarkan diri mengikuti kejuaraan tinju Pra PON wilayah timur.
99 petinju yang terbagi 74 petinju putra dan 25 putri dari 10 provinsi akan memperebutkan 48 kuota yang ditetapkan untuk wilayah timur, dari total 176 kuota di PON Jabar 2016. (MP-3)


