Pemkot Ambon Santuni Warga Tertua di Kota Ambon

Ambon, Maluku Post.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menyantuni warga Kota Ambon tertua, yakni Yohana Thenu, warga Hutumuri Kecamatan Leitimur Selatan berusia 103 tahun pada 6 Oktober 2015.

“Hari ini kita melakukan kunjungan sekaligus memberikan santunan sebagai bentuk apresiasi Pemkot Ambon atas pertambahan usia orang tua oma Yohana Thenu yang telah berusia 103 tahun 7 hari,” kata Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy saat melakukan kunjungan, Selasa (13/10).

Menurut dia, di Ambon sudah jarang ada orang tua yang usia mencapai satu abad atau lebih, semua ini karena kuasa Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Kita harus bersyukur karena di Ambon ada warga kota yang mencapai usia lebih dari satu abad, semua ini karena kuasa Tuhan kepada oranf tua terkasih,” katanya.

Pihaknya kata Richard saat Hari Ulang Tahun (HUT) kota Ambon ke -440 tahun pada 7 september 2015 juga telah memberikan penghargaan kepada warga tertua.

“Oma Yohana walaupun usia sudah 103 tahun tetapi hingga kini masih biasa pergi ke pasar menggunakan ojek atau angkot dan juga memasak untuk keluarga, beliasu masih sangat kuat dan sehat,” ujarnya.

Ia mengakui, di Ambon setidaknya ada dua warga kota yang memiliki usia hidup mencapai satu abad yakni oma Yohana Thenu dan Mantan Uskup Amboina Mgr Andreas Petrus Cornelis Sol MSC.

“Mantan uskup Amboina tersebut pada 19 oktober mendatang akan genap berusia 100 tahun, dan akan dirayakan bersama seluruh umat katolik di kota Ambon,” katanya.

Ia mengakui, pertambahan usia seseorang merupakan bagian dari gaya hidup, gizi yang seimbang dari makanan dan minuman yang dikonsumsi, hal ini harus menjadi contoh bagi generasi saat ini.

Angka rata-rata usia hidup di kota Ambon, tambahnya saat ini mencapai 74 tahun, hal ini tentunya didukung pola makan dan pekerjaan warga kota yang menuntut tidak menimbulkan pikiran atau perilaku tidak sehat.

“Dengan pencapaian usia warga kota Ambon mencapai 103 tahun memberikan indikasi kuat bahwa angka hidup di Kota Ambon bisa lebih meningkat kedapannya,” tandas Richard Louhenapessy  (ant/MP)

Pos terkait