“Jumlah tersebut dipastikan akan meningkat hingga akhir 2015, sesuai program yang ditetapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yakni Mangente (datang dan kunjungi) Ambon 2015,” kata Kepala Disparbud setempat, Henry Sopacua, di Ambon, Senin.
Ia mengatakan, wisatawan nusantara mendominasi kunjungan ke Ambon sebanyak 22 ribu, sedangkan wisatawan mancanegara 6.685 orang.
Wisatawan Australia dan Belanda mendominasi kunjungan ke Ambon, disusul negara lainnya seperti Jepang,Jerman, Singapura dan negara lainnya.
“Kunjungan wisatawan nusantara juga meningkat selama 2015, mengingat berbagai kegiatan berskala nasional yang dilaksanakan di kota Ambon,” ujar Henry.
dia mengatakan, Pemkot Ambon menetapkan pada 2015 sebagai tahun kunjungan wisata melalui program Mangente Ambon yang telah diluncurkan Presiden Joko Widodo.
Mangente Ambon merupakan gerakan moral pemerintah dan masyarakat Kota Ambon untuk mengumpulkan seluruh potensi masyarakat di dalam maupun di luar Ambon (Maluku) untuk memberikan dukungan pembangunan Ambon.
“Gerakan ini bertujuan pula mengembalikan citra Ambon Manise sebagai kota wisata yang aman, nyaman, indah dan harmonis,” kata Henry.
Dijelaskannya, kunjungan wisatawan di kota Ambon beberapa tahun terakhir meningkat terlihat pada 2.011 sebanyak 4.505 orang, 2012 meningkat menjadi 6.319 orang.
Pada 2013 mengalami sedikit penurunan, sedangkan 2014 mengalami peningkatan kembali mencapai 7.000. Kami berharap jumlah tersebut akan mengalami peningkatan signifikan di akhir 2015,” tandasnya.
Ambon, lanjutnya, merupakan pintu masuk berbagai intervensi program pemerintah pusat di berbagai bidang khususnya pariwisata dan perikanan.
“Mangente Ambon juga diharapkan dapat menjadi sarana pemulihan kondisi Ambon untuk kembali mendapat kepercayaan secara nasional dan Internasional,” kata Henry.
Berbagai kegiatan terkait Mangente Ambon dimulai sejak Januari, yakni pesta rakyat kunci Januari, kegiatan tahunan Anzac Day, pesta budaya timba laor, peringatan hari pahlawan nasional Pattimura, Darwin Ambon Yacht Race (DAYR), dan perayaan HUT Kota Ambon.
Selain itu, kegiatan berskala nasional seperti pertemuan Asosiasi Pemerintah Kota seluruh Indonesia (Apeksi), Indonesia City Expo, pagelaran seni budaya nusantara dan karnaval budaya yang dilakukan pada Mei 2015.
Kegiatan lainnya yakni pertunjukan musik dan budaya, konser musik 20 tahun berkarir musisi Glenn Fredly, Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat Nasional pada Oktober 2015.
Serta kegiatan lainnya karnaval budaya multi etnik, turnamen renang bebas Teluk Ambon, festival pukul sapu, perahu manggurebe, kuliner khas Ambon, gerak jalan Ambon, serta pagelaran musik sound of pasific. (MP-3)


