PDI Perjuangan Targetkan Menang Pilkada Serentak

Ambon, Maluku Post.com – DPD PDI Perjuangan Maluku menargetkan menang pada Pilkada serentak empat kabupaten di Maluku tanggal 9 Desember 2015.

“Kami sedang mengevaluasi kinerja tim di empat kabupaten yang sedang melaksanakan tahapan kampanye dan perlu penajaman di Kepulauan Aru agar target memenangkan Pilkada bisa terealisasi,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Edwin Adrian Huwae, di Ambon, Rabu (25/11).

Tiga kabupaten lainnya adalah Buru Selatan, Seram Bagian Timur (SBT) dan Maluku Barat Daya (MBD).

“Kabupaten Kepulauan Aru dengan karakteristik wilayah berupa kepulauan yang pemilihnya tersebar di 117 desa dan dua kelurahan membutuhkan sedikit kerja ekstra lagi agar pasangan diusung bisa memenangkan Pilkada,” ujar Edwin.

Dia mengakui, target memenangkan Pilkada di empat kabupaten itu bertujuan mengatasi kemiskinan, keterbelakangan dan ketertinggalan yang masih dialami sebagian besar rakyat Maluku.

“Jadi bukan mengejar kekuasaan. Namun, mewujudkan ciata – cita Proklamasi dan amanat partai yang memotivasi PDI Perjuangan harus memenangkan Pilkada di Maluku,” katanya.

Edwin yang juga Ketua DPRD Maluku itu mengemukakan, untuk memenangkan Pilkada, maka semua komponen PDI Perjuangan diarahkan merapatkan barisan secara intensif mensosialisasikan pasangan diusung.

“Tenggat waktu tinggal 13 hari sehingga seluruh komponen diarahkan kerja ekstra dengan tetap menjunjung ketentuan Undang – Undang (UU) sebagai komitmen untuk menyukseskan Pilkada, baik terjamin kelancaran maupun penyelengaraannya aman,” tegasnya.

PDI Perjuangan mengusung pasangan petahana di MBD yakni Barnabas Ornor – Benjamin Noah, Buru Selatan juga petahana Tagop Sudarsono Soulissa – Buce Seleky, SBT Siti Suruway – Syarifudin Goo serta Wellem Kurnala – Aziz Gin.

Pasangan lainnya di Buru Selatan adalah Rivai Fatsey – Anthon Lesnussa, SBT yakni Mukti Keliobas – Fachri Alkatiri, Kepulauan Aru yaitu Johan Gonga – Muin Sogalrey, Joseph Barends – Elisa Darakay dan Gotlief Gainau – Djafruddin Hamu.

MBD menyertakan, Simon Mose Maahury – Kim Davist Marcus dan Nikolaus J. Kilikily – Johanes. H Frans. (MP-2)

Pos terkait