Pemkot Ambon – Danone Program Kantin Anak Cerdas

Ambon, Maluku Post.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dan Danone sebagai bagian dari PT. Sarihusada Generasi Mahardika melakukan penandatanganan kerjasama program kantin anak cerdas di Sekolah Dasar (SD) di daerah ini.

Penandatanganan kerjasama kantin anak cerdas dilakukan Director Of Saless and Project Leader PT Sari Husada Generasi Mahardika, Joris Bernard dengan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, di Ambon, Rabu (4/10).

Wali Kota Richard mengapresiasi kerjasama yang dilakukan dengan Danone yang telah memprogramkan kantin anak cerdas di Kota Ambon dalam rangka peningkatan gizi dan sumberdaya generasi bangsa.

Program kantin anak cerdas bersifat mengedukasi siswa untuk mengonsumsi pangan yang sehat dan bergizi, serta merubah kebiasaan siswa untuk tidak mengkonsumsi makanan serba instant.

“Bantuan 25 kantin anak cerdas di kota Ambon dengan standar kesehatan, diharapkan dapat merubah perilaku masyarakat, baik penjual maupun siswa sebagai pembeli untuk mengonsumsi pangan yang sehat,” katanya.

Menurut dia, program kantin sehat merupakan upaya edukasi anak demi masa depan. Para guru juga diharapkan menjadi contoh peningkatan SDM.

“Kita harus bergerak demi perubahan, jika tidak beradaptasi maka akan tertinggal dari daerah lain dalam peningkatan SDM, khususnya generasi bangsa,” tandasnya.

Sedangkan, Director Of Saless and Project Leader PT Sari Husada Generasi Mahardika, Joris Bernard menyatakan, Ambon merupakan kota pertama di Indonesia Timur yang diberikan bantuan kantin anak sehat, setelah sebelumnya diberikan di Bogor, Bandung dan Yogyakarta.

“Kita telah mengalokasikan anggaran untuk program kantin anak sehat di Indonesia, tahap selanjutnya difokuskan di kota Ambon untuk mendapatkan makanan yang sehat dan bergizi,” katanya.

Lewat program ini, katanya, para guru dan ibu-ibu juga dilatih untuk memberikan nutrisi yang seimbang dan beragam kepada para siswa di sekolah.

“Kami akan memberikan pelatihan vendor di sekolah, serta melatih para guru dan ibu-ibu untuk memberikan nutrisi dan edukasi ke anak-anak. Ambon juga merupakan proyek percontohan kawasan Indonesia Timur pada 2015,” katanya.

Menurut Joris, Ambon merupakan kota di wilayah Timur yang dipilih karena tingkat ketidakpahaman akan pemenuhan gizi seimbang menjadi salah satu faktor.

Dalam hal ini, pendidikan dan pengetahuan yang cukup diharapkan menjadi kunci, sehingga ke depan nutrisi dan kesehatan bagi anak di Maluku, khususnya Kota Ambon semakin baik.

“Kami mencoba mewujudkan impian anak-anak agar bisa menghadapi hari esok lebih cerah melalui nutrisi yang seimbang dan beragam. Kami juga berharap pelaksanaan program ini pada 2015 berjalan baik ,” ujarnya. (ant/MP)

Pos terkait