“Untuk saya minta Bupati/Walikota untuk tetapkan BUMDES dalam konteks pengembangan kelauatan apakah perikanan, rumput laut, agrobisnis termasuk kelapa dan komiditi lain yang memungkinkan kelompok ini bisa dikembangkan dengan baik,”ujar Yoltuwu di Ambon, Selasa (17/11).
Menurutnya, penguatan kelembagaan perlu dilakukan, sehingga dalam pelaksanaannya BUMDES bisa mengelola bantuan permodalan yang diberikan.
Dijelaskan pula, dengan hadirnya dana desa yang sudah diluncurkan kepada seribu sembilan ratus sekian desa di Maluku, dirinya berharap ada pilihan menu di level musyawarah masyarakat desa tentang pendayagunaan pemberdayaan dan peningkatan kapasitas kelompok masyarakat, serta kegiatan infrastruktur dalam konteks peningkatan ekonomi dalam bentuk padat karya yang dikelola oleh masyarakat.
“Dana Desa tidak dalam kerangka politisasi, dana desa hadir sebuah tanda kelahiran pemerintah untuk menggalang pikiran masyarakat untuk hidup di dalam komunitas, skenario kelembagaan yang saling menguatkan. Mengingat Maluku terkenal dengan Masohi (gotong royong), dengan saling mengajak satu dengan lain untuk membuat kelompok usaha yang berkembang,”ungkapnya. (MP-7)


