Bulog Maluku Masih Lakukan OP Di Ambon

Ambon, Maluku Post.com – Perum Bulog Devisi Regional (Divre) Maluku, hingga kini masih melaksanakan operasi pasar (OP) dengan menjual beras kepada masyarakat di Kota Ambon seharga Rp8.100/Kg.

“Selagi belum ada instruksi dari Bulog Pusat untuk menghentikan kegiatan OP, maka tetap dilaksanakan,” kata Kabid Pelayanan Publik Perum Bulog Divre Maluku, Kadir Kosso, di Ambon, Rabu (30/12).

Bulog Maluku juga melakukan OP secara keliling ke titik tertentu di Kabupaten Maluku Tengah, tepatnya di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, pulau Ambon.

Kadir mengakui saat ini harga beras OP Bulog Maluku sudah naik dari harga sebelumnya Rp8.000?Kg menjadi Rp8.100/kg.

“Walaupun hanya naik Rp100/Kg tetapi tidak mempengaruhi permintaan di pasar. Itu bisa dilihat dari hasil penjualan, di mana masyarakat yang sering mengkonsumsi beras OP minat membeli tidak berkurang,” ujarnya.

Dalam satu bulan hanya empat hingga lima ton saja yang dipasok ke pasar sesuai permintaan.

Dia mengatakan, berkurangnya permintaan beras OP Bulog sekarang ini disebabkan harga berbagai jenis beras antarpulau di pasar Ambon masih normal dan sudah terjadi sejak beberapa bulan belakangan ini.

Kadir mengatakan, kegiatan OP sudah berlangsung sejak Juni 2015 dengan harga jual Rp8.000/kg, selanjutnya pada Nopember naik lagi menjadi Rp8.100/kg dan bertahan hingga sekarang pada beberapa titik penjualan di Kota Ambon.

Sedangkan hasil pemantauan di pasar, harga beras premium merek Tawon dan Bulir Mas Rp13.000/Kg, sedangkan beras medium merek Phenisi, lumbung padi, dua udang rata-rata Rp12.000/Kg, beras tanpa merek Rp11.000/kg.

Pedagang beras di pasar Mardika, Dudi mengatakan, sejak tiga bulan yang lalu tidak ada perubahan harga beras di pasar.

“Mudah-mudahan penetapan harga beras ini terus bertahan sampai masuk Tahun Baru 2016,” ujarnya.

Memang pernah terjadi perubahan harga terjadi ditingkat distributor pada tiga bulan lalu yakni mengalami kenaikan Rp5.000 tiap karung dengan ukuran 24 Kg, namun tidak mempengaruhi harga eceran di pasar. (MP-3)

Pos terkait