Harga Beras Antar Pulau di Ambon Bertahan

Ambon, Maluku Post.com – Harga berbagai jenis beras antarpulau yang ditawarkan para pedagang di dua pasar tradisional di Kota Ambon menjelang akhir 2015 ternyata masih bertahan.

Berdasarkan hasil pantauan di pasar Mardika dan Nusaniwe, Senin (28/12), harga beras eceran berbagai merek seperti medium, premim dan operasi pasar Bulog masih bertahan.

Beras premium merek tawon dan bulir mas masih dijual dengan harga Rp13.000/Kg, sedangkan beras medium merek phenisi, lumbung padi dan dua udang rata-rata Rp12.000/Kg.

Beras operasi pasar Perum Bulog Divre Maluku juga dijual dengan harga Rp8.000/Kg. Harga beras ini bertahan sejak beberapa bulan lalu.

Salah satu pedagang di pasar mardika, Udin mengatakan, harga beras di pasar bertahan sejak empat bulan lalu belum ada perubahan, kendati ditingkat distributor naik Rp5.000/karung yang berukuran 24 Kg.

Sedangkan, pedagang di Pasar Nusaniwe, Burham menjelaskan, harga beras antarpulau hingga kini belum terjadi perubahan di tingkat pedagang eceran, jadi harga masih tetap bertahan.

“Apalagi sekarang ini beras yang ditawarkan pedagang di pasar tradisional Kota Ambon cukup banyak merek sehingga harga juga bervariasi. Jadi kalau mau terjadi lonjakan harga agak sulit,” ujarnya.

Selain beras tawon dan bulir mas, Burhan juga menjual beras merek panda, dua kelinci dan laci harganya Rp12.000/Kg. Harga beras tersebut bertahan sejak September 2015.

“Mudah-mudahan tidak terjadi perubahan harga ditingkat produksi atau agen pemasok agar tetap bertahan hingga awal januari 2016,” ujarnya. (MP-5)

Pos terkait