Menurut Tianotak, hasil akhir dari rekapan data di 264 TPS yang tersebar di 15 Kecamatan sama hasilnya dengan hasil Quick Count tiga lembaga survei diantaranya Sinergi Data Indonesia (SDI), Index Barometer dan Media Survei Strategi (MSS).
“Iya hasil kami bahkan sama persis dengan tiga lembaga survei ini berarti sudah nyata kalau MUFAKAT sudah unggul sekitar 5 persen dari SUS-GOO,” tandasnya.
Tentu saja, lanjut Tianotak bahwa hasil ini sudah tidak ada ruang atau celah untuk berspekulasi lagi, karena semua data sudah dimiliki.
“Dengan data yang sudah kami miliki tentu saja tidak bisa lagi ada ruang untuk penggelembungan suara lagi jadi yang fer saja, saya rasa tim data pasangan SUS-GO juga punyai data yang sama, ” ungkapnya, sembari menambahkan, hasil akhir sudah melebihi 2 persen jadi tidak ada lagi kecurangan data
“Intinya mari kita merilis data real di lapangan bukan sekedar data abal-abal, karena sekali lagi kami punya data yang valid dan dimiliki juga oleh 3 lembaga survei,” tandas Tianotak.
Sementara Ketua Tim advokasi MUFAKAT, Edison Sarmanela mengatakan dengan hasil yang sudah dirilis oleh media center tentu saja tidak membuat MUFAKAT bereuforia namun sudah menjadi tugas dan tanggung jawab seluruh instrumen baik tim pemenangan maupun masyarakat guna mengawal hasil tersebut hingga pleno KPU nantinya.
“Intinya demokrasi disini harus berjalan baik dan lancar dulu meskipun pada akhirnya MUFAKAT yang keluar sebagai pemenang nantinya, ini sudah menjadi tugas semua pihak guna mengawal hasil hingga penetapan nanti, ” himbaunya. (MP-1/ni)


