“Menjelang Natal maupun Tahun Baru telah mempersiapkan kualitas dan kapasitas jaringan di seluruh wilayah Maluku agar pelanggan tetap nyaman dan lancar menggunakan layanan Telkomsel,” kata General Manajer PT Telkomsel Ambon, Joseph Dangeubun, di Ambon, Kamis (17/12).
Ia mengatakan, pihaknya telah memastikan kesiapan jaringan di 698 Base Transceiver Station (BTS) yakni 233 BTS 3G dan 465 BTS 2G untuk melayani masyarakat.
Pihaknya berupaya melakukan peningkatan pelayanan melalui optimalisasi jaringan suara, pesan singkat (short message service) maupun layanan data.
“SMS dan telepon dan penggunaan broadband merupakan media penting berkomunikasi bagi masyarakat sehingga pelayanan ini harus terus dioptimalisasi agar tidak terjadi keluhan dari masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya, melakukan kesiapan layanan data dalam menghadapi lonjakan trafik, agar jaringan internet tetap lancar.
“Seluruh upaya ini merupakan momentum pembuktian Telkomsel untuk memperkuat posisi sebagai digital company, dengan tetap memberikan pengalaman True Broadband Experience (TruBEx) yang terbaik bagi pelanggan saat hari Natal dan Tahun Baru,” kata Joseph.
Dia mengemukakan, memastikan pelanggan mendapatkan akses pelayanan dengan mudah, maka pihaknya juga telah menyiapkan layanan posko siaga, tujuh mobil GraPARI dan lima mobil distributor.
15 Posko siaga akan disiagakan di seluruh bandara di Maluku, pelabuhan dan pusat perbelanjaan di wilayah ini guna memudahkan pelanggan melakukan komunikasi.
“Kami berharap pertumbuhan trafik terus mengalami peningkatan dibandingkan pada 2014 yakni 200 persen. Kami menjamin layanan akan terpenuhi dengan baik,” tandas Joseph.
Dijelaskannya, selain 15 posko siaga juga akan disiapkan 173 outlet siaga yang siap melayani selama 24 jam, untuk memudahkan pelanggan Telkomsel yang akan melakukan pengisian pulsa dan mencari produk layanan lainnya.
Posko siaga, lanjutnya disiagakan sebagai bentuk kepeduliaan kepada pelanggan, karena jumlah pelanggan di Maluku terus mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan beberapa tahun lalu yakni mencapai 1,4 juta pada 2015.
“Selain di kota Ambon, Posko juga tersebar di kabupaten Maluku Tengah, Buru, Seram Bagian Timur (SBT), Seram Bagian Barat (SBB) serta kota Tual ,” kata Joseph (MP-1)


