BPBD Ambon Terima Bantuan Mobil Dan Speedboat

Ambon, Maluku Post.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon menerima bantuan satu unit mobil operasional dan speedboat (polytthylene) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Kita pada 2015 memperoleh lagi bantuan dari BNPB setelah sebelumnya kebagian dua unit speedboat guna membantu kelancaran tugas dan tanggung jawab dalam menghadapi maupun menanggulangi bencana alam,” kata Kepala BPBD kota Ambon, Enrico Matitaputty, Kamis (31/12).
Menurut dia, bantuan yang diterima untuk melengkapi sarana dan prasarana yang tersedia, karena kota Ambon merupakan salah satu wilayah yang rawan terjadi bencana alam.
“Bantuan yang diterima melengkapi sarana dan prasarana yang tersedia guna membantu penyaluran bantuan dan evakuasi warga jika terjadi bencana,” katanya.
Enrico mengatakan, bantuan satu unit mobil operasional yang diberikan BNPB akan difungsikan untuk memantau kelancaran penyaluran bantuan ke lokasi bencana.
Sedangkan bantuan speedboat akan digunakan untuk mengevakuasi para korban atau warga yang wilayahnya terisolasi akibat putusnya jalan atau terjebak di lokasi banjir.
Dijelaskannya, sarana dan prasarana yang tersedia saat ini masih kurang sehingga kedepan harus ditambah. Pengadaan sarana tersebut telah dianggarkan pada rencana anggaran kerja 2016 untuk mengatisipasi terjadinya bencana.
“Cuaca yang sering berubah-ubah harus diantisipasi sejak dini dengan melakukan pengadaan bantuan kepada masyarakat berupa terpal, atau tenda,guna mengatasi kondisi di Kota Ambon.” ujarnya.
Ia mangakui, petugas BPBD Kota Ambon tetap siaga di setiap posko untuk memantau perkembangan cuaca yang sering berubah-ubah.
“Kondisi angin kencang seperti sekarang ini, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, karena banyak pohon dengan usia yang sudah cukup tua terdapat di sepanjang jalan di kota ini dan bisa sewaktu-waktu tumbang,” tandasnya.
Enrico menambahkan, warga yang tinggal di kawasan lereng atau bukit dan juga pesisir diimbau juga agar tetap waspada dengan kondisi cuaca yang ekstrim.
“Kami terus mengimbau agar warga kota yang tinggal di kawasan lereng bukit, serta pesisir untuk mewaspadai cuaca yang terjadi agar terhindar dari bahaya seperti pohon tumbang atau air laut yang pasang dan ombak yang tinggi,” katanya. (MP-4)

Pos terkait