Gubernur Maluku Tegur Bupati SBB

Ambon, Maluku Post.com – Gubernur Maluku, Said Assagaff menegur Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Jakobus Puttileihalat dan jajarannya karena hingga saat ini belum mengajukan RAPBD 2016 untuk dievaluasi.

“Saya telah mengarahkan agar memanggil Bupati, Wakil Bupati dan Sekda SBB karena belum mengajukan RAPBD 2016 untuk dievaluasi karena konsekuensinya cukup berat,” katanya, di Ambon, Selasa (12/1).

Gubernur mengharapkan Bupati, Wakil Bupati dan Sekda SBB mengindahkan pemanggilannya sehingga rakyat tidak disepelekan kebutuhannya yang diakomodasi dalam RAPBD.

“Sekiranya mereka datang, maka telah diarahkan bertemu Gubernur atau Wagub untuk menyelesaikan belum diajukannya RAPBD 2016 untuk dievaluasi,” ujarnya.

Gubernur bahkan siap mengfasilitasi Pemkab SBB dengan DPRD setempat sehingga bila ada masalah harus segera diselesaikan sehingga RAPBD 2016 segera tertangani.

“Bila Bupati, Wakil Bupati dan Sekda SBB memenuhi panggilan, maka tinggal memfasilitasi DPRD untuk duduk bersama menyelesaikan RAPBD 2016,” katanya.

Dia menyesalkan kekurangan pedulian Pemkab SBB dalam menyelesaikan RAPBD 2016 yang bila tidak tuntas, maka pastinya dikenakan sanksi.

“Konsekuensinya realisasi program 2016 menerapkan APBD 2015 karena memang sanksi diatur ketentuan Undang – Undang,” tandas Gubernur.

Gubernur juga memandang perlu mengingatkan Bupati SBB soal penyerahan DIPA 2016 yang seharusnya direalisasikan pada Januari 2016.

“Saya saat menyerahkan DIPA APBN 2016 di Ambon pada akhir Desember 2015 telah mengingatkan semua Bupati/Wali Kota. Sayangnya saat itu tidak ada perwakilan dari SBB sehingga hanya mengambil dokumen APBN,” ujar Gubernur.

Bupati SBB, Jakobus Putileihalat belum bisa dikonfirmasi karena saat dihubungi melalui telpon genggam (HP) tidak aktif. (MP-3)

Pos terkait