Gubernur: Upaya Meningkatkan Kesehatan Tanggungjawab Seluruh Komponen

Ambon, Maluku Post.com – Gubernur Maluku Said Assagaff mengatakan upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat menjadi tanggungjawab seluruh komponen bangsa, baik pihak pemerintah, swasta, maupun masyarakat.

“Berbagai cara dan strategi telah dilakukan oleh seluruh stakeholder terkait untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” kata Gubernur Said, di Ambon, Selasa (12/1).

Gubernur mengatakannya, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Frona Koedoeboen, pada Dialog Lintas Institusi dengan para Stakeholder tentang Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional oleh BPJS, yang digagas oleh Yayasan GASIRA Maluku.

Menurut dia, dialog lintas institusi sangat penting dan strategis, karena dalam forum ini semua pihak dapat berdialog secara lebih intensif, untuk menemukan solusi yang tepat.

Tujuannya agar kebijakan perlindungan kesehatan bagi kaum perempuan, khususnya kebutuhan terhadap pelayanan kesehatan reproduksi dan seksual dilaksanakan secara harmonis dan sinergis.

“Hidup sehat adalah kunci produktifitas manusia. Individu yang sehat jasmani dan rohani membentuk manusia yang produktif, karena mampu berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa,” katanya.

Pembangunan bidang kesehatan, kata Gubernur, memiliki daya yang dapat mendukung aspek – aspek bidang pembangunan lainnya dan menjadi ukuran kemajuan suatu bangsa.

“Pembangunan bidang kesehatan di Maluku masih mengalami kendala karena kondisi geografis daerah yang terdiri pulau-pulau, menyebabkan rendahnya aksesibilitas antar pulau, tingginya disparitas antarwilayah. Penyebaran penduduk yang tidak merata, juga menjadi kendala utama dalam pelayanan kesehatan di daerah ini,” ujarnya.

Karena itu, pemerintah Provinsi Maluku menerapkan strategi pembangunan kesehatan melalui pendekatan gugus pulau, untuk lebih dekat akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Strategi ini diyakini dapat menciptakan rasa keadilan, pemerataan dan kemandirian dalam memperoleh pelayanan kesehatan bagi semua lapisan masyarakat tanpa kecuali di daerah ini,” kata Gubernur.

Dia menyatakan mendukung langkah-langkah dilakukan berbagai komponen masyarakat, khususnya Yayasan GASIRA Maluku dan Yayasan Kesehatan Perempuan yang berkomitmen terlibat secara aktif dalam menjamin tersedianya pelayanan kesehatan lebih baik bagi kaum perempuan di daerah ini.

Pihaknya berharap Dialog Lintas Institusi ini dapat melahirkan pemikiran-pemikiran konstruktif yang bisa dijadikan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan strategis terkait pemanfaatan BPJS kesehatan bagi kaum perempuan di Maluku.

“Dialog ini juga diharapkan dapat menemukan formula yang tepat untuk mengurai simpul-simpul permasalahan yang selama ini menghambat pelayanan kesehatan bagi kaum perempuan di Maluku, ” kata Gubernur Said. (MP-3)

Pos terkait