DPD RI Rencanakan Panggil Menteri ESDM

Butuh Penjelasan Terkait Blok Masela

Ambon, Maluku Post.com – Sampai saat ini Blok Masela masih carut marut, pasalnya masih
terdapat perbedaan pendapat di kalangan Pemerintah Pusat dalam penentuan titik pengelolaan blok gas abadi terbesar di dunia ini. Hal ini juga diakui oleh Wakil Ketua Komite II DPD RI Anna Latuconsina di Ambon, Senin (22/2) bahwa Pemerintah Pusat (pempus) masih dipusingkan dengan pengelolaan Blok Masela, apalagi ditambah dengan perbedaan pendapat yang terus terjadi Pempus.

Perbedaan pendapat tersebut terjadi antara Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said yang menginginkan pengelolaan blok masalah dilakukan di laut, sedangkan Menteri Koordinator Maritim mempunyai aspirasi yang sama dengan masyarakat Maluku agar pengelolaan gas abadi tersebut dilakukan di darat.

Menindaklanjuti, sepulang dari Ambon pihaknya akan melayangkan surat pemanggilan kepada Menteri ESDM untuk menanyakan sejauh mana pemerintah menentukan langkah penetapan pengelolaan blok Masela.

“Kita menjadwalkan untuk melakukan pemanggilan pada 24 februari, dari rapat ini baru kita bisa mengetahui yang sebenarnya, pengelolaan Blok Masela lebih baik dilakukan di laut atau sesuai keinginan masyarakat untuk dilakukan di darat,”tuturnya.

Yang pastinya, anggota legislator asal Maluku ini menginginkan agar penetapan pengelolaan blok Masela dapat memberikan manfaat dan keuntungan bagi masyarakat Maluku, bukan menambah kesengsaraan bagi masyarakat yang ada di seribu pulau ini.  (MP-7)

Pos terkait