Ambon, Maluku Post.com – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku Frangky Papilaya mengatakan, harga kebutuhan pokok yang di pasarkan di Kota Ambon masih terkendali.
“Sebagian besar kebutuhan pokok masih terkendali, kecuali beberapa jenis komoditi pertanian terutama berbagai jenis sayuran yang dipengaruhi oleh musim kemarau berkepanjangan di wilayah ini,” ujarnya di Ambon, Jumat (11/2).
Ia juga menyatakan kegiatan gerejawi peneguhan sidi terhadap ribuan pemuda yang akan dilakukan tanggal 20 Maret mendatang juga merupakan salah satu faktor pemicu kenaikan harga.
“Sudah pasti akan terjadi permintaan barang yang cukup tinggi, sebab kegiatan peneguhan sidi baru ini terjadi di semua gereja yang ada di wilayah GPM, bahkan satu jemaat gereja saja bisa mencapai 200 orang yang akan diteguhkan menjadi anggota sidi gereja,” ujarnya.
Di Maluku, keluarga para pemuda calon sidi jemaat umumnya mengadakan acara pengucapan syukur di rumah masing-masing.
Frangky mengatakan, Disperindag Maluku sudah mengantisipasinya jauh-jauh hari dengan melakukan koordinasi dengan para distributor barang yang ada di Ambon terutama menyangkut ketersediaan kebutuhan pokok.
“Dari hasil koordinasi, kita ketahui stok kebutuhan pokok masyarakat di daerah ini cukup untuk tiga bulan ke depan. Jadi semua aman dan terkendali,” katanya. (MP-3)


