Piru, Maluku Post. Com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II
Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Seram Bagian Barat, Kamis (10/3) resmi
membuka pendaftaran Calon Kepala Daerah (Calkada) dan Calon Wakil Kepala Daerah (Cawalkada) yang akan
bertanding pada Pemilukada 15 Februari 2017. Proses penjaringan Calkada dan
Cawalkada oleh Partai Golkar dibuka Kamis, (10/3) hingga Minggu, (20/3).
Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Seram Bagian Barat, Kamis (10/3) resmi
membuka pendaftaran Calon Kepala Daerah (Calkada) dan Calon Wakil Kepala Daerah (Cawalkada) yang akan
bertanding pada Pemilukada 15 Februari 2017. Proses penjaringan Calkada dan
Cawalkada oleh Partai Golkar dibuka Kamis, (10/3) hingga Minggu, (20/3).
Pada
hari perdana pembukaan penjaringan Balon Calkada dan Cawalkada, pasangan
Calkada, Drs. Paulus Semuel Puttileihalat berpasangan dengan Hi. Amirudin, SE,
melalui Sekretaris Relawan Remon-Dallas, Saiful Patiiha mengambil dokumen
pendaftaran di sekretariat partai Golkar.
Setelah itu, berurutan Calkada sekaligus Ketua DPD II Partai Golkar dan
Wakil Bupati, Hi. Muhammad Husni, SP. M.Si, urutan ketiga utusan dari Muhammad
Suhfi Madjid, Sekretaris DPD II Partai Golkar, Frans Matheos Purimahua, SE
(Cabup), Ketua Komisi B DPRD SBB, Hendrik Seriholo, SH. (Cawabup).
hari perdana pembukaan penjaringan Balon Calkada dan Cawalkada, pasangan
Calkada, Drs. Paulus Semuel Puttileihalat berpasangan dengan Hi. Amirudin, SE,
melalui Sekretaris Relawan Remon-Dallas, Saiful Patiiha mengambil dokumen
pendaftaran di sekretariat partai Golkar.
Setelah itu, berurutan Calkada sekaligus Ketua DPD II Partai Golkar dan
Wakil Bupati, Hi. Muhammad Husni, SP. M.Si, urutan ketiga utusan dari Muhammad
Suhfi Madjid, Sekretaris DPD II Partai Golkar, Frans Matheos Purimahua, SE
(Cabup), Ketua Komisi B DPRD SBB, Hendrik Seriholo, SH. (Cawabup).
Hal
ini diungkapkan Ketua Tim penjaringan Calkada dan Cawalkada DPD II Partai
Golkar SBB, Abdussalam Hehanusa didampingi tim penjaringan DPD II Partai Golkar
di Sekretariat Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat seraya
katakan pendaftaran dan pengembalian berkas-berkas Calkada dan Cawalkada
dimulai sejak tanggal 10 Maret sampai dengan 20 Maret.
ini diungkapkan Ketua Tim penjaringan Calkada dan Cawalkada DPD II Partai
Golkar SBB, Abdussalam Hehanusa didampingi tim penjaringan DPD II Partai Golkar
di Sekretariat Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat seraya
katakan pendaftaran dan pengembalian berkas-berkas Calkada dan Cawalkada
dimulai sejak tanggal 10 Maret sampai dengan 20 Maret.
“Syarat-syarat umum sesuai UU Pilkada dan beberapa syarat khusus meliputi
masing-masing kandidat harus mempunyai kemitraan dengan beberapa lembaga survei
yang profesional dan kredibel. Hasil survei tersebut sebagai parameter terkait
tingkat kesukaan Calkada dan Cawalkada untuk mendapatkan rekomendasi Partai
Golkar,” ujar laki-laki kelahiran Hualoy, 20 Maret 1974 itu.
Menurutnya, ukuran survei ini menjadi prasyarat penjaringan DPD II PG dan dari
hasil tersebut akan diteruskan ke DPD I dan DPP dan para Balon Bupati dan Wakil
Bupati akan diseleksi secara detail dan tentunya mengacu pada UU Pilkada.
Untuk
menghindari misunderstanding maka DPD
II PG mengambil sikap membuka ruang untuk pencalonan non kader.
menghindari misunderstanding maka DPD
II PG mengambil sikap membuka ruang untuk pencalonan non kader.
“Kami berharap para Calkada dan Cawalkada yang akan bertarung pada Pilkada 15
Pebruari 2017, tetap menjaga kesantunan dalam proses berdemokrasi, bermartabat
dan memberikan pembelajaran politik kepada masyarakat sehingga menghindari gesekan
dan menghindari kampanye hitam,” kata Ketua Organisasi DPD II Partai Golkar
Seram Bagian Barat itu.
Alan sapaan akrab Abdussalam Hehanussa tegaskan, proses Pilkada harus tetap
menjaga kaidah-kaidah beretika, bermoral dengan mengedepankan demokrasi persaudaraan.
Karena siapapun yang akan dipilih oleh rakyat adalah bupati rakyat, untuk itu yang
menang harus lebih memperhatikan kesejahteraan rakyat sementara yang kalah
saling bergandengan tangan membangun kabupaten yang dicintai.
Lanjutnya,
Inilah proses demokrasi Pancasila dengan mengedepankan asas kekeluargaan,
karena Golkar lahir dari rakyat, untuk rakyat dan suara Golkar adalah suara
rakyat. (MP-09)
Inilah proses demokrasi Pancasila dengan mengedepankan asas kekeluargaan,
karena Golkar lahir dari rakyat, untuk rakyat dan suara Golkar adalah suara
rakyat. (MP-09)

