Ambon, Maluku Post.com – Layanan jaringan generasi keempat telepon selular (4G LTE) mulai dibuka di Kota Ambon tahun 2016, kata General Manajer PT Telkomsel Ambon, Joseph Dangeubun.
“Mulai tahun 2016 kami mulai menggelar jaringan layanan kecepatan internet tercepat 4G LTE di Kota Ambon yang dimulai dengan pemasangan Base Transmision Service (BTS),” katanya di Ambon, Kamis (3/3).
Menurut dia, tahap awal telah dimulai dengan pemasangan BTS sebanyak 29 unit dari target keseluruhan 373 BTS di Provinsi Maluku.
“Jumlah BTS yang telah terpasang sebanyak 29 BTS 4G dari 32 BTS 4G yang akan digelar hingga Maret 2016 di kota Ambon,” katanya.
Joseph mengatakan, pihaknya secara konsisten terus melengkapi ekosistem 4G LTE dan memberikan kemudahan serta penawaran menarik kepada pelanggan.
Hal tersebut mendapat sambutan baik dari pelanggan, yakni permintaan penggalian USIM (kartu sim 4G) melalui jaringan layanan Telkomsel.
“Saat ini kami telah menyiapkan sebanyak 5 ribu kartu perdana untuk didistribusikan ke outlet handphone yang menjual ponsel 4G,” ujarnya.
Ia menyatakan, pelanggan dapat melakukan penukaran USIM di Grapari dan berlaku untuk pengguna kartuHalo, simPATI, kartu AS dan LOOP tanpa mengubah nomor pelanggan.
Dengan menggunakan USIM, pelanggan dapat menikmati layanan Telkomsel 4G yang mampu memberikan pengalaman mobile digital lifestyle terbaik, seperti streaming film, musik, games, serta aktifitas upload dan download file besar dan lebih cepat.
“Kelebihan tersebut dapat dirasakan secara maksimal oleh pelanggan yang telah mengganti USIM, jika berada di dalam area 4G dan menggunakan smartphone yang telah mendukung layanan 4G,” tandasnya.
Diakui Joseph, khusus untuk wilayah Ambon layanan 4G dapat dinikmati di wilayah pusat kota, hingga kawasan Galala serta kawasan bandara Pattimura.
Sedangkan untuk kawasan Lateri hingga Hative Besar belum dijangkau, karena masih dilakukan pemasangan BTS.
“Kurang lebih sebanyak 373 BTS telah disiapkan untuk di bangun di Maluku dan 60 persen diantaranya dibangun di kota Ambon, jika tidak ada kendala akan rampung paling lambat Juni 2016,” katanya. (MP-4)


