Ambon, Maluku Post.com – Kota Ambon meraih penghargaan pemerintah Kota (Pemkot) berprestasi kategori pariwisata dari Majalah Sindo Weekly MNC grup tahun 2016.
Penghargaan Goverment Award Sindo Weekly diterima Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, kata Kabag Humas dan Protokoler kota Ambon,Joy Adriaanzs, Selasa (12/4).
Ia mengatakan, majalah SINDO Weekly menggelar Government Award yang ketiga kali dengan memberikan penghargaan bagi pemerintah daerah berprestasi.
Kategori tersebut terdiri atas pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi kreatif, peduli lingkungan, investasi, layanan publik, pariwisata, pembangunan kependudukan, tata kelola pemerintahan, kreativitas peningkatan PAD, ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi, UMKM dan koperasi, keterbukaan informasi publik, tata kota/tata wilayah serta budaya.
“Setelah dilakukan survei untuk tahun ini diberikan penghargaan bagi lima provinsi, 16 kota dan kabupaten diantaranya kota Ambon menerima penghargaan pengelolaan pariwisata terbaik,” katanya
Menurut Joy, survei yang dilakukan Sindo Weekly di kota Ambon terdiri dari keterbukaan informasi publik dan pengembangan investasi di bidang pariwisata.
“Sejumlah kriteria Sindo Weekly dalam melakukan survei dan setelah dilakukan penilaian, Ambon menjadi salah satu kota yang dinilai cukup baik dalam penyiapan iklim investasi dibidang pariwisata,” ujarnya.
Ia mengatakan, tolak ukur penilaian penghargaan terdiri dari Ambon merupakan kota yang bersih, tertib, selain itu aman untuk berinvestasi dibidang pariwisata, dan kunjungan wisata nusantara maupun mancanegara.
Selain itu kenyamaan dan keramah tamahan masyarakat, hal ini yang menjadi aspek penilaian Ambon dinilai memiliki hasil survei yang cukup tinggi.
“Tolak ukur lainnya adalah Ambon merupakan kota yang memberikan kenangan yang baik bagi wisatawan dan investor. Kriteria pendukung lainnya adalah keberhasilan pelaksanaan kegiatan Mangente Ambon yang dilaksanakan tahun 2015,” katanya.
Diakuinya, penilaian dilakukan tim redaksi SINDO Weekly diawali riset dari berbagai referensi, selanjutnya tim redaksi menentukan tiga nomine pemenang untuk tiap kategori. Setiap nomine diminta mengirimkan data-data mengenai keistimewaan yang dimiliki sesuai kategori yang telah ditetapkan.
Tim redaksi melakukan observasi ke sejumlah daerah nomine pemenang. Observasi meliputi wawancara tatap muka dengan akademisi, masyarakat, dan kepala daerah. Hasil observasi itu kami diskusikan bersama ketua tim juri untuk menentukan pemenang tiap kategori. (MP-3)


