Ambon, Maluku Post.com – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku yang berlangsung diatas kapal Dorolonda menuju Bitung beberapa waktu lalu, mendapat respon dari seluruh elemen masyarakat.
Banyak kalangan masyarakat Maluku yang menganggap Musrenbang diatas kapal tidak membawa keuntungan apapun dan hanya menghamburkan uang. Namun Pemprov Maluku beranggapan Musrenbang diatas kapal lebih efisien mulai dari penggunaan anggaran serta waktu untuk pembahasan program kerja .
Namun sayangmya tujuan Musrenbang untuk membahas perencanaan pembangunan melibatkan Kementrian diantaranya Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI serta seluruh stakeholder di 11 Pemerintah Kabupaten/Kota, tercoreng dengan acara joget-joget diatas kapal.
Acara Joget-joget ini berlangsung diatas kapal Dorolonda tujuan Ternate – Ambon saat penutupan musrembang yang melibatkan Gubernur Maluku Said Assagaff serta seluruh peserta yang hadir.
Dari foto yang beredar di media sosial, Gubernur Said Assagaff sedang berjoget dengan salah satu peserta Musrenbang, terlihat juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Maluku Anthonius Sihaloho.
Kemunculan foto Gubernur dan Kepala Bappeda di media sosial yang sedang berjoget, menunjukkan karakter yang tidak bagus terutama bagi generasi muda Maluku, yang sepatutnya diberikan contoh yang baik. (MP-7)


