Ambon, Maluku Post.com – Telkomsel akan menambah 436 “Base Transceiver Station” (BTS) di Provinsi Maluku tahun 2016.
Penambahan BTS baru di Maluku merupakan upaya meningkatkan kapasitas jaringan dan optimalisasi pelanggan sehingga manajemen melakukan penambahan 436 BTS, kata General Manager Telkomsel Ambon, Joseph Dangeubun di Ambon, Kamis (26/5).
“Penambahan 436 BTS di tahun 2016 untuk memastikan sejumlah wilayah di Maluku yang belum terjangkau layanan,” katanya.
Menurut dia, penambahan 60 BTS baru terdiri dari BTS 3G dan 2G untuk memperkuat jaringan di Kota Ambon serta beberapa kabupaten dan kota lainnya di Maluku.
Untuk Kota Ambon akan dilakukan penambahan sebanyak 151 BTS yang dalam proses penggelaran dan segera berfungsi.
“Seluruh upaya dilakukan karena sampai saat ini masih ada komplain warga terkait jaringan, kami berharap dengan penambahan BTS dapat membantu layanan komunikasi masyarakat,” ujarnya.
Josep menyatakan, penambahan BTS merupakan bagian perbaikan layanan ke pelanggan yang mengeluhkan ketidaknyamanan gangguan jaringan.
Sebagian kecamatan dan desa di daerah itu belum terjangkau layanan Telkomsel karena terkendala lokasi yang berada di antara gunung dan laut, tetapi pihaknya berupaya agar tahun 2016 akan terjangkau layanan.
“Kami telah melakukan survei ke sejumlah kecamatan dari 11 kabupaten dan kota di Maluku, umumnya mereka mengeluhkan gangguan jaringan dan tidak tersedianya layanan data dan suara,” ujarnya.
Sampai dengan Mei 2016 BTS yang telah terpasang mencapai 32 persen. Ditargetkan sampai Oktober seluruhnya dapat terpasang.
“Masih banyak yang belum terlayani, kita berupaya hingga bulan oktober seluruh layanan dapat terjangkau di Maluku, khususnya untuk daerah perbatasan dan terluar seperti MBD, MTB dan Kepulauan Aru,” katanya.
BTS yang telah dibangun di Provinsi Maluku sebanyak 673 menara (side) 2G, 3G maupun 4G.
“Kami fokus melakukan penambahan BTS di Provinsi Maluku guna optimalisasi pelanggan yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya,” kata Joseph.
Dari sisi kualitas layanan, pihaknya akan melakukan peningkatan layanan pelanggan dan keterbatasan produk guna memenuhi komunikasi pelanggan.
“Kami bersyukur saat ini pemenuhan jaringan telah tersambung dengan kabel fiber optik untuk wilayah Pulau Ambon, sehingga kualitas suara maupun data semakin baik, ” ujarnya. (MP-3)


