Gubernur Maluku Lantik Bupati-Wakil Bupati Buru Selatan

Ambon, Maluku Post.com – Gubernur Maluku Said Assagaff atas nama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo melantik pasangan Tagop Sudarsono Soulisa dan Ayub Buce Saleky sebagai Bupati dan Wakil Bupati Buru Selatan periode 2016-2021 di Ambon, Rabu (22/6).

Pelantikan keduanya berdasarkan SK Mendagri No.131.81-5374 Tahun 2016 tentang pengangkatan Tagop Sudarsono Soulisa sebagai Bupati Buru Selatan dan No.132.81-5375/2016 tentang pengangkatan Ayub Buce Saleky sebagai Wakil Bupati Buru Selatan periode 2016 – 2021.

Mendagri juga mengeluarkan SK No.131.81-5372 Tahun 2016 serta No.132.81-5373 Tahun 2016 untuk memberhentikan Tagop dan Buce sebagai Bupati-Wakil Buru Buru Selatan masa jabatan 2011-2016.

Gubernur Said menganggap pelantikan tersebut merupakan puncak dari pemilihan kepala daerah sekaligus titik awal pemerintahan yang terlegitimasi berdasarkan dukungan rakyat dan pemangku kepentingan.

“Kalah atau menang dalam suatu pemilihan merupakan konsekuensi bagi mereka yang ikut ambil bagian dalam pemilihan tersebut. Semua pihak harus bisa dirangkul dan bergandengan tangan untuk melanjutkan dan memajukan program demi kesejahteraan masyarakat di Buru Selatan,” kata Said.

Dia meminta pasangan Tagop-Buce dapat merangkul seluruh komponen masyarakat dan menghentikan polemik yang terjadi di Buru Selatan sehingga dapat bekerja sama menggerakkan roda pembangunan di kabupaten dengan motto ‘Lolin Ledak Feda Fena’ itu.

Keduanya juga diharapkan dapat bekerja keras di masa kepemimpinan periode kedua tersebut, terutama melanjutkan berbagai program pembangunan yang telah diletakkan dasar-sadarnya pada kepemimpinan periode lima tahun pertama sehingga memberikan dampak bagi kemaslahatan masyarakat di kabupaten tersebut.

Gubernur mengakui tantangan pembangunan Buru Selatan lima tahun mendatang semakin berat terutama mengatasi persoalan mendasar di masyarakat seperti kemiskinan dan keterisolasian wilayah.

“Karena itu, saya meminta Bupati dan Wakil Bupati terpilih untuk bekerja keras mendorong pembangunan dengan mempermudah perizinan bagi masuknya investasi baru sehingga terbuka lapangan kerja bagi masyarakat, di samping mengidentifikasi masalah-masalah yang ada di daerah dengan mengutamakan kepentingan masyarakat,” katanya.

Gubernur mengakui pembangunan di daerah yang dimekarkan dari Kabupaten Buru tahun 2008 tersebut saat ini menunjukkan perkembangan positif terutama di bidang ekonomi.

Pertumbuhan ekonomi Buru Selatan tahun 2011 mencapai lebih dari lima persen dan tahun 2012 melonjak menjadi lebih dari tujuh persen, tetapi tahun 2013 sempat turun menjadi lima persen, sedangkan dalam dua tahun terakhir yakni 2014-2015 pertumbuhan ekonomi Buru Selatan kembali naik menjadi 6,42 persen.

Pasangan Tagob-Buce juga diminta membangun semangat persaudaraan dengan semua pihak, termasuk yang berseberangan saat pilkada berlangsung, serta bergandengan tangan dengan DPRD selaku mitra kerja.

Selain itu, keduanya juga dituntut mendorong penegakan hukum dan senantiasa memberikan perhatian serius terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban umum melalui kerja sama dengan TNI/Polri terutama dalam mengantisipasi gangguan keamanan. (MP-3)

Pos terkait