Langgur, Maluku Post.com – Kondisi cuaca khususnya di Kota Tual pada bulan Juni umumnya cerah berawan, namun karena kondisi geografisnya akan terjadi hujan ringan atau hujan lokal. Demikian disampaikan Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Dumatubun Tual, Ricky R. Holle di Tual, Sabtu (11/6).
Menurut Holle, sebenarnya cuaca pada umumnya bulan Juni ini sudah memasuki musim hujan, tetapi di daerah-daerah tertentu ada terjadi juga musim kemarau karena dampak dari fenomena Elnino.
“Elnino itu fenoemena menghangatnya suhu muka laut di samudera pasifik, sedangkan Lanina itu fenomena mendinginnya suhu di muka laut samudera,” ujar Holle.
Dijelaskannya, laut di Maluku pada umumnya akan menghangat, jadi hujan itu akan berdampak di Maluku khususnya di daerah-daerah tertentu, khususnya di daerah Tual ini hujan terjadi setiap saat tetapi di lokal-lokal/lokasi tertentu yang dinamakan hujan lokal.
“Tetapi beberapa bulan kedepan ini kita harus menjaga kemungkinan akan terjadi Lanina namun tidak akan berdampak banjir seperti daerah-daerah lain, karena mengingat akan geografis dari Tual itu sendiri.”ungkapnya.
Holle katakan, terjadi Elnino itu karena panas yang berkepanjangan, sehingga masyarakat diminta waspada karena akan terjadi lagi Lanina yakni hujan yang berkepanjangan.
“Lanina sendiri diprediksi akan muncul bulan Oktober maupun Desember 2016 dengan peluang 50 % dengan musim hujan di sejumlah daerah.”tandasnya.
Holle menambahkan, Maluku khususnya di tual ini akan terjadi hujan lokal. Untuk itu harus diwaspadai karena bila Elnino (panas yang berkepanjangan) terjadi, maka akan pasti akan terjadi Lanina (hujan yang berkepanjangan). Selain itu, dampak dari Lanina itu sendiri yakni longsor dan banjir yang sering terjadi di daerah-daerah lain di Indonesia, namun untuk kota Tual tidak akan terjadi longsor dan banjir karena kedudukan/letak geografis dari kota Tual itu sendiri.
“Sifat hujan di bulan Juni, Juli dan Agustus untuk wilayah Kota Tual dan Maluku Tenggara itu masih bersifat normal,” pungkasnya. (MP-15)


