Ironis..! Komisi I DPRD Kota Ambon Kunjungan Kerja “Diam-Diam”

Diduga Kuat Ada Upaya Kong Kali Kong Dengan Perusahaan


Diduga Kuat Ada Upaya Kong Kali Kong Dengan Perusahaan Foto Kunjungan Kerja "diam-diam" Komisi I DPRD Kota Ambon Ambon, Maluku Post.com - Maraknya pengaduan pemutusan hubungan kerja oleh perusahaan di Kota Ambon, membuat geram Komisi I DPRD Kota Ambon, menindaklanjuti hal tersebut Pimpinan dan Anggota Komisi I tersebut melakukan kunjungan kerja ke salah satu Perusahaan di Kota Ambon, Kamis (30/6). Ironisnya, kunjungan kerja DPRD Kota Ambon terkesan sengaja ditutupi atau diam-diam dilakukan sehingga tidak terpantau incaran awak media yang meliput di Baileo Rakyat Belakang Soya itu. Padahal, para media secara spontan terus mempublikasikan kinerja dan keberhasilan yang dicapai oleh para wakil rakyat tersebut. Namun inilah sikap tipu tapa atas media ini sedikitnya telah dipertontonkan oleh wakil rakyat di DPRD Kota Ambon, hal ini terbukti dalam pantauan media ini disalah satu akun Facebook milik pegawai DPRD Kota Ambon bernama Nova Manakane terlihat jelas Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon Zeth Pormes (Golkar) didampingi Saidna Azhar Bin Thahir (PKS) selaku Wakil Ketua, Muriani Dominggus (Demokrat), Jopie Usmany (PKPI), Marthen Sapulette (Hanura) dan Ridwan Hasan (PBB) tengah melakukan kunjungan kerja pada UD 51 yang sontak menjadi sorotan media. Diduga kuat, ada upaya kong kali kong antara Komisi I DPRD Kota Ambon dengan pihak perusahaan yang dikunjungi tersebut, sehingga pihak Komisi I DPRD Kota Ambon tidak melibatkan wartawan yang menjalankan fungsi kontrol terhadap kinerja DPRD Kota ambon maupun terhadap kasus pemutusan hubungan kerja. Anehnya, usai paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Ambon tahun 2015 , Kamis (30/6) seorang oknum wartawan sempat menanyakan salah satu anggota komisi I tersebut terkait agenda kunjungan kerja yang telah dicium oleh wartawan. Namun anggota komisi itu menjawab bahwa dirinya ingin pergi ke swalayan, parahnya lagi, yakni salah satu wartawan sempat menelepon Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon guna menanyakan hal tersebut namun sayangnya sang Ketua Komisi hanya bisa memberikan jawaban yang mengambang. "Sabar saja, kita kembali dari swalayan baru kita sampaikan,"kata sang wartawan sembari meniru ucapan sang Ketua Komisi I itu. Sikap pimpinan dan anggota Komisi I sangatlah disayangkan oleh para wartawan yang meliput di DPRD Kota Ambon, menurut mereka kalau memang ada hal urgen yang perlu dibicarakan secara tertutup ya sampaikan saja. “Kita juga tahu dan paham atas kerja DPRD jangan diam-diam begini, malahan tadi sempat ditanyakan kok bisa bohong gitu," ungkap salah seorang wartawan kesal. Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Komisi I DPRD Kota Ambon belum menyampaikan hasil kunjungan kerja “diam-diam” tersebut untuk dipublikasikan. (MP-8)
Foto Kunjungan Kerja “diam-diam” Komisi I DPRD Kota Ambon

Ambon, Maluku Post.com – Maraknya pengaduan pemutusan hubungan kerja oleh perusahaan di Kota Ambon, membuat geram Komisi I DPRD Kota Ambon, menindaklanjuti hal tersebut Pimpinan dan Anggota Komisi I tersebut melakukan kunjungan kerja ke salah satu Perusahaan di Kota Ambon, Kamis (30/6).

Ironisnya, kunjungan kerja DPRD Kota Ambon terkesan sengaja ditutupi atau diam-diam dilakukan sehingga tidak terpantau incaran awak media yang meliput di Baileo Rakyat Belakang Soya itu.  Padahal, para media secara spontan terus mempublikasikan kinerja dan keberhasilan yang dicapai oleh para wakil rakyat tersebut.

Namun inilah sikap tipu tapa atas media ini sedikitnya telah dipertontonkan oleh wakil rakyat di DPRD Kota Ambon, hal ini terbukti dalam pantauan media ini disalah satu akun Facebook milik pegawai DPRD Kota Ambon bernama Nova Manakane terlihat jelas Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon Zeth Pormes (Golkar) didampingi Saidna Azhar Bin Thahir (PKS) selaku Wakil Ketua, Muriani Dominggus (Demokrat), Jopie Usmany (PKPI), Marthen Sapulette (Hanura) dan Ridwan Hasan (PBB) tengah melakukan kunjungan kerja pada UD 51 yang sontak menjadi sorotan media.

Diduga kuat, ada upaya kong kali kong antara Komisi I DPRD Kota Ambon dengan pihak perusahaan yang dikunjungi tersebut, sehingga pihak Komisi I DPRD Kota Ambon tidak melibatkan wartawan yang menjalankan fungsi kontrol terhadap kinerja DPRD Kota ambon maupun terhadap kasus pemutusan hubungan kerja.

Anehnya, usai paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Ambon tahun 2015 , Kamis (30/6) seorang oknum wartawan sempat menanyakan salah satu anggota komisi I tersebut terkait agenda kunjungan kerja yang telah dicium oleh wartawan.

Namun anggota komisi itu menjawab bahwa dirinya ingin pergi ke swalayan, parahnya lagi, yakni  salah satu wartawan sempat menelepon Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon guna menanyakan hal tersebut namun sayangnya sang Ketua Komisi hanya bisa memberikan jawaban yang mengambang.

“Sabar saja, kita kembali dari swalayan baru kita sampaikan,”kata sang wartawan sembari meniru ucapan sang Ketua Komisi I itu.

Sikap pimpinan dan anggota Komisi I sangatlah disayangkan oleh para wartawan yang meliput di DPRD Kota Ambon, menurut mereka kalau memang ada hal urgen yang perlu dibicarakan secara tertutup ya sampaikan saja.

“Kita juga tahu dan paham atas kerja DPRD jangan diam-diam begini, malahan tadi sempat ditanyakan kok bisa bohong gitu,” ungkap salah seorang wartawan kesal.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Komisi I DPRD Kota Ambon belum menyampaikan hasil kunjungan kerja “diam-diam” tersebut untuk dipublikasikan. (MP-8)

Pos terkait