Louhenapessy Isyaratkan Ada Kejutan Penetapan Balon Wawali

 Richard Louhenapessy Ambon, Maluku Post.com - Bakal calon Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy mengisyaratkan ada kejutan penetapan Balon Wakil Wali Kota (Wawali) yang mendampinginya di Pilkada pada 15 Februari 2017. "Nanti lihat ada kejutan yang diputuskan partai politik (Parpol) saat memutuskan rekomendasi," katanya di Ambon, Selasa (21/6). Hanya saja, petahana yang berakhir masa jabatan periode pertama bersama Wawali, Muhammad Armyn Syarif, yang biasanya disapa Sam Latuconsina pada 4 Agustus 2016 itu mengelak untuk menjelaskan kejutan dari parpol mana. "Bisa dari Partai Gerindra atau Partai Golkar. Namun, seru bila kejutan itu dari PDI Perjuangan yang memutuskan Balon Wali Kota maupun Wawali berdasarkan hasil survei dan persyaratan teknis lainnya," ujar Richard. Dia yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kota Ambon menghargai bila direkomendasikan Ketua umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri karena itu berdasarkan pertimbangan objektif atas berbagai faktor. "Saya menghargai bila direkomendasikan PDI Perjuangan yang memenangkan pemilihan legislatif kota Ambon pada 2014 dengan mengantar James Matita sebagai Ketua DPRD setempat," kata Richard. Dia pun tidak mempermasalahkan siapa pun Balon Wawali yang nantinya direkomendasikan PDI Perjuangan karena pasti kandidatnya telah dievaluasi secara profesional. "Saya direkomendasikan dengan kandidat siapa pun tetap siap berpasangan untuk berproses guna memenangkan Pilkada 2017," tandas Richard. Dia mengakui, saat ini telah direkomendasikan Partai Nasdem dengan tiga kadernya di DPRD Kota Ambon. "Khan ketentuannya tujuh dari 35 anggota DPRD Kota Ambon sehingga bila direkomendasikan PDI Perjuangan (5 orang) serta Partai Golkar dan Partai Gerindra masing - masing empat orang, maka lebih melebihi ketentuan 15 persen," tegas Richard. Balon Wali Kota Ambon lainnya yang saat ini berjuang untuk direkomendasikan Parpol yakni Paulus Kastanya dan Brury Nanulaitta. Sedangkan, Balon Wawali adalah petahana, Sam Latuconsina, Irma Betaubun, Zahruddin Latuconsina, Rizal Sangadji, Muhammad Tadi Salampessy, Ridwan Rahman Marasabessy, Saleh Watiheluw, Ridwan Hassan dan Mus Mualim. (MP-2)
Richard Louhenapessy 

Ambon, Maluku Post.com – Bakal calon Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy mengisyaratkan ada kejutan penetapan Balon Wakil Wali Kota (Wawali) yang mendampinginya di Pilkada pada 15 Februari 2017.

“Nanti lihat ada kejutan yang diputuskan partai politik (Parpol) saat memutuskan rekomendasi,” katanya di Ambon, Selasa (21/6).

Hanya saja, petahana yang berakhir masa jabatan periode pertama bersama Wawali, Muhammad Armyn Syarif, yang biasanya disapa Sam Latuconsina pada 4 Agustus 2016 itu mengelak untuk menjelaskan kejutan dari parpol mana.

“Bisa dari Partai Gerindra atau Partai Golkar. Namun, seru bila kejutan itu dari PDI Perjuangan yang memutuskan Balon Wali Kota maupun Wawali berdasarkan hasil survei dan persyaratan teknis lainnya,” ujar Richard.

Dia yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kota Ambon menghargai bila direkomendasikan Ketua umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri karena itu berdasarkan pertimbangan objektif atas berbagai faktor.

“Saya menghargai bila direkomendasikan PDI Perjuangan yang memenangkan pemilihan legislatif kota Ambon pada 2014 dengan mengantar James Matita sebagai Ketua DPRD setempat,” kata Richard.

Dia pun tidak mempermasalahkan siapa pun Balon Wawali yang nantinya direkomendasikan PDI Perjuangan karena pasti kandidatnya telah dievaluasi secara profesional.

“Saya direkomendasikan dengan kandidat siapa pun tetap siap berpasangan untuk berproses guna memenangkan Pilkada 2017,” tandas Richard.

Dia mengakui, saat ini telah direkomendasikan Partai Nasdem dengan tiga kadernya di DPRD Kota Ambon.

“Khan ketentuannya tujuh dari 35 anggota DPRD Kota Ambon sehingga bila direkomendasikan PDI Perjuangan (5 orang) serta Partai Golkar dan Partai Gerindra masing – masing empat orang, maka lebih melebihi ketentuan 15 persen,” tegas Richard.

Balon Wali Kota Ambon lainnya yang saat ini berjuang untuk direkomendasikan Parpol yakni Paulus Kastanya dan Brury Nanulaitta.

Sedangkan, Balon Wawali adalah petahana, Sam Latuconsina, Irma Betaubun, Zahruddin Latuconsina, Rizal Sangadji, Muhammad Tadi Salampessy, Ridwan Rahman Marasabessy, Saleh Watiheluw, Ridwan Hassan dan Mus Mualim. (MP-2)

Pos terkait