Ambon, Maluku Post.com – Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia belum melakukan penambahan armada rute Ambon maupun ke kabupaten kota lainnya di Maluku jelang hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah.
“Lonjakan penumpang dari dan ke Ambon mengalami peningkatan 90 persen dibandingkan hari biasanya, tetapi hal ini dapat diantisipasi sehingga kami belum melakukan penambahan armada menjelang lebaran,” kata Manajer Umum Garuda cabang Ambon, Sonny Pongoh di Ambon, Selasa (28/6).
Ia mengatakan, menjelang lebaran telah terlihat lonjakan penumpang, tetapi dapat diantisipasi dengan kapasitas yang ada.
“Peningkatan jumlah penumpang terjadi pada H-7 hingga H-1, kami terus melakukan pemantauan penerbangan, jika mengalami peningkatan yang lebih dari biasanya maka kami akan antisipasi dengan melakukan penambahan penerbangan,” katanya.
Menurut Sonny, penambahan jadwal penerbangan akan mengacu kepada pemesanan tiket, jika posisi pemesanan lebih dari 85 persen maka akan diusulkan ke pusat untuk menambah penerbangan ekstra.
“Kami berupaya melayani penumpang dengan baik, jika harus melakukan penambahan kami akan berkoordinasi dengan pusat sambil melihat jumlah penumpang,” ujarnya.
Dia menjelaskan, penambahan penerbangan dapat terjadi untuk rute Jakarta, Surabaya atau Makassar, tetapi tidak berlaku untuk penerbangan antarkabupaten yang menggunakan pesawat ATR.
Untuk rute Tual, Langgur, maupun Ternate juga tidak dilakukan penambahan penerbangan karena seluruh armada beroperasi dan tidak ada cadangan.
“Rute tersebut semua penuh tetapi kami terkendala melakukan penambahan karena keterbatasan armada,” katanya.
Ia mengimbau calon penumpang yang belum mendapatkan tiket untuk tetap melakukan proses pemesanan, karena pihaknya akan melakukan cadangan jika terjadi peningkatan akan diusulkan untuk dilakukan penambahan armada.
Menurut Sonny, Garuda dalam operasinya tidak hanya mengangkut penumpang ke kota tujuan, tetapi juga memberikan pelayanan terbaik.
“Kami akan terus memberikan pelayanan yang terbaik dengan kenyamanan serta fasilitas terbaik, sehingga menjadi contoh bagi maskapai lain,” katanya. (MP-3)


