OP Bulog Maluku Jual Dua Jenis Beras

Ambon, Maluku Post.com – Kegiatan operasi pasar (OP) yang dilakukan Perum Bulog Devisi Regional (Divre) Maluku saat ini menjual dua jenis beras bagi masyarakat di daerah ini.

“Dua jenis beras tersebut yakni impor asal Vietnam lima persen dan medium produksi dalam negeri 15 persen,” kata Kabid Pelayanan Publik Perum Bulog Divre Maluku, Kadir Koso di Ambon, Rabu (8/6).

Kegiatan OP diprogramkan hingga harga beras di pasar stabil. Bahkan, idialnya harga beras harus turun lagi dibawah normal.

Dia menjelaskan, OP untuk beras impor asal Vitnam itu harganya Rp9.500/Kg untuk di gudang Bulog, sedangkan harga beras premium kini turun dari Rp8.100/Kg menjadi Rp 7.900/kg.

“Beras premium lima persen ini dijual bebas bagi masyarakat umum, tanpa ada pengecualian. Silahkan membeli berapa banyak tetap akan dilayani,” ujarnya.

Kadir juga mengingatkan kalau ada pedagang di pasar yang melakukan OP Bulog dengan menjual beras medium di atas harga Rp8.100/Kg itu tidak dipermasalahkan, sebab mereka hanya menarik keuntungan sebesar Rp200/Kg.

Hal ini disebabkan mereka membeli ke Bulog dengan harga Rp7.900/Kg sehingga harus ada ongkos buruh maupun pengangkutan.

Ditanya ada beberapa titik penjualan beras OP Bulog, dia menjelaskan, tergantung lokasi yang ada.

Di pasar itu sudah jelas sebab ada beberapa pedagang yang melakukan kerja sama, termasuk saat pasar murah maupun dilakukan penjualan keliling dengan mobil.

“Kalau secara umum kita merasa kesulitan, karena itu diharapkan kepada para pegawai Bulog Maluku yang ada mempunyai lahan atau tempat yang dianggap strategi akan di jual disitu,” ujarnya.

Sedangkan beras komersil asal Vitnam dijual Rp9.500/Kg .

“Sekiranya ada yang membeli beras dalam jumlah banyak, selanjutnya kembali menjual diharapkan tidak boleh melebihi atau di atas Rp10.000/Kg,” tandas Kadir Koso. (MP-5)

Pos terkait