Saaidah Uluputy Deklarasikan “SANTUN” Maju PIlkada Malteng

Ambon, Maluku Post.com – Setelah mencoba beberapa kali berkomunikasi dengan sejumlah calon wakil Bupati, Saaidah Uluputy akhirnya mendeklarasikan pasangan yang akan bertarung dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) kabupaten Maluku Tengah 2017 mendatang.

Dengan jargon “SANTUN”, kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini akhirnya resmi menggandeng Agustinus.J.E.Mawara sebagai pasangan calon wakil bupati.

Deklarasi yang berlangsung di Ambon, Kamis (9/6), dihadiri oleh sejumlah perwakilan masyarakat  Jazirah dan masyarakat seram Utara yang secara tegas telah menyatakan dukungannya kepada pasangan tersebut.

Sedikit berbeda dengan kandidat lainnya, Sebagai politisi yang sehari hari bergelut dengan masyarakat, srikandi PKS ini  lebih terpikat dengan putra seram Utara  yang justru selama ini mengabdikan dirinya di luar Provinsi Maluku.

Menurutnya, sebelum menentukan pilihan politiknya. Dirinya telah memalukan berbagai komunikasi dan verifikasi terhadap visi dan misi sejumlah para calon wakil bupati.

“Setelah melihat visi dam misi yang sama yakni melakukan perbuahan bagi Malteng, saya pun merasa adanya chemistri antara saya dan saudara Agustinus Mawara. Sekalipun selama ini dirinya tidak mengabdikan diri di provinsi Maluku, tetapi sebagai putra seram utara, saya yakin dirinya cukup memahami apa saja yang menjadi kebutuhan dan keinginan masyarakat bagi perubahan Malteng ke arah yang lebih baik.” tandasnya.

Ditambahkannya, sebagai kabupaten tertua di Provinsi Maluku. kabupaten Maluku Tengah masih tergolong Kabupaten tertinggal. Sehingga membutuhkan pemimpin yang handal, berjiwa muda, kreatif , inovatif dan seformatif. Dan seluruh kriteria tersebut bisa didapatkan dari pasangan SANTUN.

Sementara itu, ketika disinggung terkait kendaraan politik yang akan digunakan oleh kedua pasangan tersebut, Uluputy menegaskan bahwa mereka telah melakukan lobi-lobi ke sejumlah partai politik baik di tingkat kabupaten hingga tingkat pusat. mengingat jumlah kursi yang dibutuhkan untuk bagi calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Malteng sebanyak 7 kursi, sementara untuk PKS sendiri hanya memiliki 1 kursi, sehingga masih membutuhkan 6 kursi tambahan.

Tidak hanya itu, menurutnya pasangan yang dipinangnya merupakan salah  satu kader partai Hanura yang selama ini mengabdi sebagai Sekretaris DPD Provinsi Papua Barat, sehingga ada kemungkinan besar Partai Hanura Maluku akan memberikan rekomendasi bagi mereka menyusul dukungan partai Keadilan Sejahtera.  (MP-8)

Pos terkait