Ambon, Maluku Post.com – Sesuai petunjuk teknis (juknis) yang dikeluarkan dari Dinas Pendidikan Kota Ambon, untuk tahun ajaran 2016/2017, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMK N) 7 Ambon sebagai salah satu sekolah yang melakukan Penerimaan siswa baru (PSB) secara online, dan kuota penerimaan siswa sebanyak 200-250 orang, demikian disampaikan Kepala Sekolah SMK N & Ambon, Drs. Saiful. M.Pd di Ambon, Senin (20/6).
Menurutnya, sejak dibuka pendaftaran tanggal 13 – 20 Juni, sangat mendapat apresiasi dari pendaftar, hal ini terbukti jumlah siswa yang mendaftar hingga penutupan sekitar 300 orang.
“Sampai hari ini, sekitar 300 siswa yang sudah mendaftar dan akan dilakukan tes secara Online pada hari ini, untuk SMK dilakukan pada siang hari, hal ini yang membuat sekolah kami berbeda dengan sekolah lain, karena sekolah lain melakukan PSB secara online namun tes nya dilakukan secara offline,”ungkapnya.
Dijelaskan Saiful, pihaknya melakukan tes hari ini, namun karena animo pendaftar yang cukup banyak sehingga waktu pengumuman hasil tes diundur, hal ini karena pihaknya tidak menginginkan banyak siswa yang tidak bisa melanjutkan studi karena keterlambatan tes masuk ke sekolahnya.
“SMK N 7 tesnya dilakukan hari ini tanggal 20 Juni 2016 dan hari ini juga akan mendengar hasil tes, namun kita bisa molor waktunya karena dilihat dari animo siswa, bagaimana pun, kita harus memperhatikan, jangan sampai banyak siswa yang tidak melanjutkan studinya lagi karena dengan keterlambatan mengikuti,”ujarnya.
Saiful menambahkan, pihaknya juga melakukan pembinaan bagi siswa tentang penggunaan komputer sehingga diharapkan siswa yang mengikuti tes masuk SMK N 7 ini dapat berjalan dengan baik.
“Ada beberapa siswa baru yang kita lakukan pembinaan, untuk menghadapi tes di hari ini, karena siswa ini belum terlalu mengenal komputer, karena tes dilakukan secara online dan menggunakan komputer, maka hal ini perlu dilakukan kepada beberapa siswa tersebut, agar tesnya nanti bisa berjalan dengan baik,” tandasnya.
Diungkapkan saiful, SMK N 7 terdapat 6 program keahlian, Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Multimedia, Seni Musik Non klasik, Kria Kayu, Kria Tekstil, kria Logam, namun dari semua program keahlian yang ada, paling banyak yang mengambil jurusan teknik komputer jaringan (TKJ).
“Untuk pembagian siswa ke jurusan, nantinya akan diadakan tes bakat minta, dari 6 kompetensi ini, dilihat dari nilainya, menonjol ke mana, dan akan diarahkan ke kompetensi tersebut,” katanya. (MP-8)


