SPP Provinsi Maluku Buka PSB Sampai 26 Juni

 Kepala Sekolah SPP, N. Johannes Ambon, Maluku Post.com - Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) Provinsi Maluku, membuka Penerimaan Siswa Baru (PSB) tahun ajaran 2016/2017 sejak tanggal 6 sampai 25 Juni 2016 mendatang, dan sampai tanggal 13 Juni sudah 220 siswa dari lima Kabupaten/ Kota yang telah mendaftar di sekolah tersebut, demikian dikatakan Kepala Sekolah SPP, N. Johannes di Ambon, Senin (13/6). Menurutnya, 220 siswa yang mendaftar tersebut berasal dari Kota Ambon, Maluku Tengah, SBB, SBT, Dan Kota Tual sedangkan 6 Kabupaten lainnya belum memasukkan nama siswa, “Masih ada enam Kabupaten lagi yang belum mendaftar secara langsung di sekolah, tetapi telah memasukkan nama siswa, melalui Komunikasi.” Ungkapnya. Johannes menambahkan, SPP yang dipimpinnya ini merupakan sekolah gratis, tidak memerlukan biaya dan siswa yang telah mendaftar akan mengikuti tes seleksi, yang mana pelaksanaan tes seleksi tersebut pada tanggal 25-27 juni 2016 di SPP Provinsi Maluku. “Ada 5 program keahlian(Jurusan) di sekolah ini, antara lain, Hortikultura Tanaman Pangan (Pertanian), Perkebunan, peternakan, pengelola hasil Pertanian, dan kesehatan Hewan, selain itu sekolah ini juga telah ditunjuk dari pusat sebagai sekolah rujukan dari empat sekolah, sekolah Rujukan berarti dalam setahun siswa harus di atas 200 Siswa. “ Ujarnya Dijelaskan Johannes, untuk meningkatkan kualitas dan pengetahuan dari guru yang mengajar di sekolah ini, guru dikuliahkan di luar Daerah, dan diharapkan setelah kuliah guru tersebut dapat lebih meningkatkan kinerja dalam proses belajar mengajar dan lebih menyiapkan siswa dalam menghadapi lapangan pekerjaan setelah selesai sekolah nanti. Diungkapkannya, pendidikan merupakan usaha sadar untuk meningkatkan kedewasaan anak, yang didalamnya terdapat Kegiatan Transfer Of Knowledge (ilmu Pengetahuan), Transfer Of Value (Nilai-nilai Dan Norma), serta Transfer Of Skill (Keterampilan/Keahlian). “Semua Kegiatan ini, Kami dari Pihak Sekolah siap melaksanakannya bagi siswa/siswi yang betul-betul mau untuk menuntut ilmu disini. Dan untuk sarana prasaran di sekolah ini sudah sangat baik dan siap untuk menerima siswa baru di tahun ajaran yang baru nanti, hal ini dapat dilihat dari dari kesiapan asrama, ruang kelas, ruang laboratorium, dan juga tempat pembibitan tanaman.” Tandasnya. Johannes mengharapkan, para siswa/siswi yang mendaftar dan akan menuntut ilmu di sekolah ini, kiranya dapat betul-betul siap mengikuti prosedur dan proses mengajar disini. “Sehingga hasil menuntut ilmu selama tiga tahun di sekolah ini, mampu dilakukan di masyarakat, dengan tujuan dapat menciptakan lapangan kerja dan usaha sendiri.”pungkasnya. (MP-8)
Kepala Sekolah SPP,  N. Johannes

Ambon, Maluku Post.com – Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) Provinsi Maluku, membuka Penerimaan Siswa Baru (PSB) tahun ajaran 2016/2017 sejak tanggal 6 sampai 25 Juni 2016 mendatang, dan sampai tanggal 13 Juni sudah 220 siswa dari lima Kabupaten/ Kota yang telah mendaftar di sekolah tersebut, demikian dikatakan Kepala Sekolah SPP,  N. Johannes di Ambon, Senin (13/6).

Menurutnya, 220 siswa yang mendaftar tersebut berasal dari Kota Ambon, Maluku Tengah, SBB, SBT, Dan Kota Tual sedangkan 6 Kabupaten lainnya belum memasukkan nama siswa,

“Masih ada enam Kabupaten lagi yang belum mendaftar secara langsung di sekolah, tetapi telah memasukkan nama siswa, melalui Komunikasi.” Ungkapnya.

Johannes menambahkan, SPP yang dipimpinnya ini merupakan sekolah gratis, tidak memerlukan biaya dan siswa yang telah mendaftar akan mengikuti tes seleksi, yang mana pelaksanaan tes seleksi tersebut pada tanggal 25-27 juni 2016 di SPP Provinsi Maluku.

“Ada 5 program keahlian(Jurusan) di sekolah ini, antara lain, Hortikultura Tanaman Pangan (Pertanian), Perkebunan, peternakan, pengelola hasil Pertanian, dan kesehatan Hewan, selain itu sekolah ini juga telah ditunjuk dari pusat sebagai sekolah rujukan dari empat sekolah, sekolah Rujukan berarti dalam setahun siswa harus di atas 200 Siswa. “ Ujarnya

Dijelaskan Johannes, untuk meningkatkan kualitas dan pengetahuan dari guru yang mengajar di sekolah ini, guru dikuliahkan di luar Daerah, dan diharapkan setelah kuliah guru tersebut dapat lebih meningkatkan kinerja dalam proses belajar mengajar dan lebih menyiapkan siswa dalam menghadapi lapangan pekerjaan setelah selesai sekolah nanti.

Diungkapkannya, pendidikan merupakan usaha sadar untuk meningkatkan kedewasaan anak, yang didalamnya terdapat Kegiatan Transfer Of Knowledge (ilmu Pengetahuan), Transfer Of Value (Nilai-nilai Dan Norma), serta Transfer Of Skill (Keterampilan/Keahlian).

“Semua Kegiatan ini, Kami dari Pihak Sekolah siap melaksanakannya bagi siswa/siswi yang betul-betul mau untuk menuntut ilmu disini. Dan untuk sarana prasaran di sekolah ini sudah sangat baik dan siap untuk menerima siswa baru di tahun ajaran yang baru nanti, hal ini dapat dilihat dari dari kesiapan asrama, ruang kelas, ruang laboratorium, dan juga tempat pembibitan tanaman.” Tandasnya.

Johannes mengharapkan, para siswa/siswi yang mendaftar dan akan menuntut ilmu di sekolah ini, kiranya dapat betul-betul siap mengikuti prosedur dan proses mengajar disini.

“Sehingga hasil menuntut ilmu selama tiga tahun di sekolah ini, mampu dilakukan di masyarakat, dengan tujuan dapat menciptakan lapangan kerja dan usaha sendiri.”pungkasnya. (MP-8)

Pos terkait