Ambon, Maluku Post.com – Penerimaan siswa baru (PSB) tahun ajaran 2016/2017 pada Sekolah Usaha Menengah Perikanan (SUPM) Negri Waiheru Ambon mengalami penurunan, dibandingkan pada tahun ajaran sebelumnya yang mencapai 180 orang, untuk tahun ini kuota yang disiapkan hanya sebesar 140 orang, sementara minat belajar masyarakat di SUPM Negri waiheru semakin meningkat. Hal ini disampaikan Kepala SUPM Negeri Waiheru, Ahmad Jays Ely di Ambon, Kamis (16/6).
“Saat ini kurang lebih 800-an anak telah mendaftar di SUPM Negeri Waiheru Ambon yang berasal dari seluruh kabupaten kota yang ada di Provinsi Maluku dan Maluku Utara.” ungkap Ely.
Menurut Ely, pola penerimaan peserta didik baru yang dilaksanakan di SUPM Waiheru Ambon menganut pola 40-40-20, dimana 40% diperuntukkan bagi pelaku utama (nelayan, pembudidaya ikan, pengolah ikan dan masyarakat pesisir lainnya), 40% bagi masyarakat umum dan 20% bagi mitra.
“Proses seleksi calon siswa baru telah dibagi menjadi 11 rayon, yang terbagi di provinsi Maluku dan Maluku Utara dan dibantu oleh Dinas Kelautan Perikanan di masing-masing kabupaten/kota. Seleksi akan lebih difokuskan pada anak pelaku utama, barulah kemudian disesuaikan bagi mitra dan masyarakat umum sesuai kuota yang telah ditetapkan, karena kita sangat membutuhkan keterwakilan anak pelaku utama dari seluruh kabupaten-kota yang ada,” ujarnya.
Ely menambahkan, untuk tahun ini SUPM Negeri Waiheru juga mempunyai program khusus untuk peningkatan pendidikan di pulau-pulau terluar yang terdiri dari pulau Kisar, Saumlaki, Tual dan Morotai. Dan jumlah siswa yang ditetapkan untuk keempat pulau terluar tersebut sebanyak 50 orang.
“SUPM Negeri Waiheru Ambon memiliki empat program keahlian yakni Nautika Perikanan Laut (NPL), Teknika Perikanan Laut (TPL), Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPHP) dan Teknologi Budidaya Perikanan (TBP). Dari jumlah pendaftar yang ada paling banyak calon siswa baru memlih jurusan nautika perikanan laut, rata-rata jumlah siswa yang diterima pada jurusan ini berkisar 80 hingga 90 orang. sehingga untuk mengantisipasi peningkatan tersebut sudah tiga tahun ajaran SUPM Waiheru menyediakan dua kelas khusus untuk jurusan tersebut. Sementara jurusan lainnya hanya terdiri dari satu kelas.” Pungkasnya. (MP-8)


