27 Juli 2016 Rombongan KWI Kunjungi Kepulauan Kei

Wakil Uskup : “Umat Katolik Wilayah Kei Kecil Dan Kota Tual Siap Menyambut Kunjungan KWI”

Langgur, Maluku Post.com - Rombongan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) akan melakukan kunjungan ke Kepulauan Kei tanggal 27 Juli 2016 untuk melakukan berbagai kegiatan, hal tersebut disampaikan oleh Wakil Uskup Wilayah Kei Kecil dan Kota Tual Pastor Eko Reyaan Pr, di Langgur, Kamis (21/7). Menurut Reyaan, kegiatan tersebut secara internal adalah kunjungan keluarga besar karyawan-karyawati yang bekerja pada Kantor KWI, dengan melakukan berbagai kegiatan yaitu kegiatan Dialog Gereja Lokal Keuskupan Amboina, Perwakilan Wilayah Kei Kecil Dengan Gereja Nasional, Dalam Rangka Membangun Dialog Antar Umat Beragama. “Kegiatan kunjungan dari KWI ke Keuskupan Amboina ini adalah merupakan yang pertama kalinya dilakukan di luar pulau Jawa, dan Umat Katolik Wilayah Kei Kecil Dan Kota Tual Siap Menyambut Kunjungan KWI”ungkapnya. Dijelaskan Reyaan, sebagai gereja lokal yang dipercayakan oleh Uskup Diosis Amboina, pihaknya telah melaksanakan persiapan sudah maksimal, dan hingga kini sudah mencapai 90 % di semua lini. “Koordinasi juga telah dilakukan pihak-pihak terkait dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, pihak keamanan (Kodim dan Polres) serta pihak-pihak terkait lainnya, dan semuanya mendukung penuh kegiatan dimaksud,” tandasnya. Reyaan menghimbau bagi seluruh umat Nasrani khususnya umat Katolik agar bersikap baik bagi para tamu dan juga menciptakan iklim yang kondusif dari sisi keamanan agar terciptanya rasa nyaman. “Sebagai pimpinan Gereja Katolik di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, saya menghimbau kepada seluruh umat Nasrani khususnya umat Katolik agar kita menghormati, berlaku baik, bersikap baik kepada para tamu yang selama kurang lebih seminggu akan berada di Kei ini, dengan menciptakan iklim yang kondusif dari sisi keamanan, sehingga menimbulkan rasa nyaman,” himbaunya. Rombongan KWI Terdiri dari berbagai Golongan Agama Sementara itu, Ketua Panitia kunjungan KWI di Keusukupan Ambina Perwaklan Wilayah kei Kecil, Pastor Lucky Kelwulan Projo, mengatakan pihaknya telah memaksimalkan kesiapan selaku tuan rumah, dan mendapat dukungan dari semua pihak termasuk pemerintah kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, selain juga mendapat dukungan dari anggota panitia yang terdiri dari para Pastores wilayah dan juga tokoh-tokoh umat yang berkarya di setiap Paroki untuk terlibat dan tergabung dalam mempersiapkan kegiatan dimaksud. “Semua kesiapan telah dan tengah kami laksanakan jelang kunjungan KWI ini, dan semuanya telah berjalan dengan baik, dimana semua pihak termasuk pemda dua daerah ini turut memberikan dukungan dalam berbagai hal,” ujar Kelwulan. Menurut Kelwulan, kegiatan kunjungan KWI ini tiap tahun dilaksanakan, dan pada tahun ini, KWI memilih pelaksanaan kegiatan kunjungan dan kegiatan dialog dilaksanakan di Keuskupan Amboina, dan Perwakilan Wilayah Kei Kecil (PWKK) selaku lokasi dan tempat kegiatan dimaksud. Dan inti dari kunjungan KWI sendiri adalah melihat secara langsung PWKK dan juga kehidupan umat di Kei serta melaksanakan dialog. “Rombongan KWI yang datang berjumlah 62 orang adalah murni mereka yang bekerja pada KWI, dan terdiri dari berbagai golongan agama baik itu agama Katolik, Islam, Kristen dan lainnya” ungkapnya. Dijelaskan Kelwulan, bahwa rombongan KWI akan tiba di Langgur pada tanggal 27 Juli 2016, dan akan berada di Kei selama sepekan untuk melaksanakan berbagai kegiatan di dua daerah ini. Selain itu pula, rombonga KWI ini juga akan menghadiri Perayaan 74 Tahun (30 Juli 1942-30 Juli 2016) Peristiwa Penembakan Mgr. Johanes Arts MSC dan kawan-kawan di Langgur, pada tanggal 30 Juli nanti. “Yang melatarbelakangi kunjungan KWI ini sendiri selain kegiatan kegiatan Dialog, mereka juga akan melaksanakan kegiatan anjangsana wisata rohani dan tour wisata lainnya di daerah ini, sehingga kami bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Malra dan Kota Tual, agar kesempatan ini juga dapat mempromosikan destinasi-destinasi wisata yang ada di dua daerah ini,” pungkasnya. Kelwulan berharap agar seluruh masyarakat pada umumnya dan lebih khusus umat Katolik di dua daerah ini berpartisipasi mensukseskan kegiatan kunjungan ini dengan menciptakan suasana aman, nyaman dan penuh kekeluargaan. (MP-15)

Langgur, Maluku Post.com – Rombongan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) akan melakukan kunjungan ke Kepulauan Kei tanggal 27 Juli 2016 untuk melakukan berbagai kegiatan, hal tersebut disampaikan oleh Wakil Uskup Wilayah Kei Kecil dan Kota Tual Pastor Eko Reyaan Pr, di Langgur, Kamis (21/7).

Menurut Reyaan, kegiatan tersebut secara internal adalah kunjungan keluarga besar karyawan-karyawati yang bekerja pada Kantor KWI, dengan melakukan berbagai kegiatan yaitu kegiatan Dialog Gereja Lokal Keuskupan Amboina, Perwakilan Wilayah Kei Kecil Dengan Gereja Nasional, Dalam Rangka Membangun Dialog Antar Umat Beragama.

“Kegiatan kunjungan dari KWI ke Keuskupan Amboina ini adalah merupakan yang pertama kalinya dilakukan di luar pulau Jawa, dan Umat Katolik Wilayah Kei Kecil Dan Kota Tual Siap Menyambut Kunjungan KWI”ungkapnya.

Dijelaskan Reyaan, sebagai gereja lokal yang dipercayakan oleh Uskup Diosis Amboina, pihaknya telah melaksanakan persiapan sudah maksimal, dan hingga kini sudah mencapai 90 % di semua lini.

“Koordinasi juga telah dilakukan pihak-pihak terkait dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, pihak keamanan (Kodim dan Polres) serta pihak-pihak terkait lainnya, dan semuanya mendukung penuh kegiatan dimaksud,” tandasnya.

Reyaan menghimbau bagi seluruh umat Nasrani khususnya umat Katolik agar bersikap baik bagi para tamu dan juga menciptakan iklim yang kondusif dari sisi keamanan agar terciptanya rasa nyaman.

“Sebagai pimpinan Gereja Katolik di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, saya menghimbau kepada seluruh umat Nasrani khususnya umat Katolik agar kita menghormati, berlaku baik, bersikap baik kepada para tamu yang selama kurang lebih seminggu akan berada di Kei ini, dengan menciptakan iklim yang kondusif dari sisi keamanan, sehingga menimbulkan rasa nyaman,” himbaunya.

Rombongan KWI Terdiri dari berbagai Golongan Agama


Sementara itu, Ketua Panitia kunjungan KWI di Keusukupan Ambina Perwaklan Wilayah kei Kecil, Pastor Lucky Kelwulan Projo, mengatakan pihaknya telah memaksimalkan kesiapan selaku tuan rumah, dan mendapat dukungan dari semua pihak termasuk pemerintah kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, selain juga mendapat dukungan dari anggota panitia yang terdiri dari para Pastores wilayah dan juga tokoh-tokoh umat yang berkarya di setiap Paroki untuk terlibat dan tergabung dalam mempersiapkan kegiatan dimaksud.

“Semua kesiapan telah dan tengah kami laksanakan jelang kunjungan KWI ini, dan semuanya telah berjalan dengan baik, dimana semua pihak termasuk pemda dua daerah ini turut memberikan dukungan dalam berbagai hal,” ujar Kelwulan.

Menurut Kelwulan, kegiatan kunjungan KWI ini tiap tahun dilaksanakan, dan pada tahun ini, KWI memilih pelaksanaan kegiatan kunjungan dan kegiatan dialog dilaksanakan di Keuskupan Amboina, dan Perwakilan Wilayah Kei Kecil (PWKK) selaku lokasi dan tempat kegiatan dimaksud. Dan inti dari kunjungan KWI sendiri adalah melihat secara langsung PWKK dan juga kehidupan umat di Kei serta melaksanakan dialog.

“Rombongan KWI yang datang berjumlah 62 orang adalah murni mereka yang bekerja pada KWI, dan terdiri dari berbagai golongan agama baik itu agama Katolik, Islam, Kristen dan lainnya” ungkapnya.

Dijelaskan Kelwulan, bahwa rombongan KWI akan tiba di Langgur pada tanggal 27 Juli 2016, dan akan berada di Kei selama sepekan untuk melaksanakan berbagai kegiatan di dua daerah ini. Selain itu pula, rombonga KWI ini juga akan menghadiri Perayaan 74 Tahun (30 Juli 1942-30 Juli 2016) Peristiwa Penembakan Mgr. Johanes Arts MSC dan kawan-kawan di Langgur, pada tanggal 30 Juli nanti.

“Yang melatarbelakangi kunjungan KWI ini sendiri selain kegiatan kegiatan Dialog, mereka juga akan melaksanakan kegiatan anjangsana wisata rohani dan tour wisata lainnya di daerah ini, sehingga kami bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Malra dan Kota Tual, agar kesempatan ini juga dapat mempromosikan destinasi-destinasi wisata yang ada di dua daerah ini,” pungkasnya.

Kelwulan berharap agar seluruh masyarakat pada umumnya dan lebih khusus umat Katolik di dua daerah ini berpartisipasi mensukseskan kegiatan kunjungan ini dengan menciptakan suasana aman, nyaman dan penuh kekeluargaan. (MP-15)

Pos terkait