Linmas Jadi Garda Terdepan Ujung Tombak Stabilitas Keamanan

Ambon, Maluku Post.com - Untuk menjaga ketertiban dan keamanan yang kondusif mulai dari tingkat Desa dan hingga maka Pemerintah Provinsi Maluku melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Provinsi Maluku, kemudian membentuk perlindungan masyarakat (Linmas). Pembentukan Linmas oleh Pemprov Maluku dirasakan sangat baik oleh anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Asal Maluku John Pieris menurutnya Linmas merupakan garda terdepan ujung tombak dalam menciptakan stabilitas keamanan kondusif. “Kita tahu sendiri aparat TNI/Polri sangat terbatas, sehingga belum mampu untuk mengatasi persoalan sosial di masyarakat seperti konflik, kejahatan dalam rumah tangga, narkoba dan lain sebagainya. Untuk itu, dibutuhkan peran Linmas dalam mencegah dan mengatasi persoalan tersebut,” ujar John Pieris di Ambon, Kamis (21/7). Dijelaskan Pieris, selama ini kehadiran Linmas di tengah-tengah masyarakat dirasakan kurang bermanfaat menjadi momok. Untuk itu, perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat, bahwa Linmas bukan menjadi momok masyarakat, tetapi menjadi momok bagi orang yang berbuat kejahatan, mabuk-mabukan, narkoba, kejahatan rumah tangga. Pieris menambahkan, dirinya akan memperjuangkan kesejahteraan Linmas, apalagi Linmas tidak mendapat gaji pokok, hanya mendapatkan tunjangan yang diberikan dua bulan sekali. Sementara itu, Kepala Satpol Provinsi Maluku, Jusuf Putirulan, mengungkapkan sampai saat ini ada Kabupaten/kota yang belum membentuk Linmas. Untuk mendorong hal tersebut, kata Putirulan Pemerintah Provinsi Maluku hanya bisa mengkoordinir, membina dan mengawasi penyelenggaraan pemerintah daerah. “Jika hal ini tidak dilakukan oleh kabupaten/kota, maka fungsi Linmas dalam membantu penyelenggaraan, ketenteraman dan ketertiban akan hilang. Terutama menjelang pilkada serentak di lima kabupaten/kota, yakni kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan Kabupaten Buru, 2017 mendatang,” tandasnya. (MP-7)

Ambon, Maluku Post.com – Untuk menjaga ketertiban dan keamanan yang kondusif mulai dari tingkat Desa dan hingga maka Pemerintah Provinsi Maluku melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Provinsi Maluku, kemudian membentuk perlindungan masyarakat (Linmas).

Pembentukan Linmas oleh Pemprov Maluku dirasakan sangat baik oleh anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Asal Maluku John Pieris menurutnya Linmas merupakan garda terdepan ujung tombak dalam menciptakan stabilitas keamanan kondusif.

“Kita tahu sendiri aparat TNI/Polri sangat terbatas, sehingga belum mampu untuk mengatasi persoalan sosial di masyarakat seperti konflik, kejahatan dalam rumah tangga, narkoba dan lain sebagainya. Untuk itu, dibutuhkan peran Linmas dalam mencegah dan mengatasi persoalan tersebut,” ujar John Pieris di Ambon, Kamis (21/7).

Dijelaskan Pieris, selama ini kehadiran Linmas di tengah-tengah masyarakat dirasakan kurang bermanfaat menjadi momok. Untuk itu, perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat, bahwa Linmas bukan menjadi momok masyarakat, tetapi menjadi momok bagi orang yang berbuat kejahatan, mabuk-mabukan, narkoba, kejahatan rumah tangga.

Pieris menambahkan, dirinya akan memperjuangkan kesejahteraan Linmas, apalagi Linmas tidak mendapat gaji pokok, hanya mendapatkan tunjangan yang diberikan dua bulan sekali.

Sementara itu, Kepala Satpol Provinsi Maluku, Jusuf Putirulan, mengungkapkan sampai saat ini ada Kabupaten/kota yang belum membentuk Linmas. Untuk mendorong hal tersebut, kata Putirulan Pemerintah Provinsi Maluku hanya bisa mengkoordinir, membina dan mengawasi penyelenggaraan pemerintah daerah.

“Jika hal ini tidak dilakukan oleh kabupaten/kota, maka fungsi Linmas dalam membantu penyelenggaraan, ketenteraman dan ketertiban akan hilang. Terutama menjelang pilkada serentak di lima kabupaten/kota, yakni kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan Kabupaten Buru, 2017 mendatang,” tandasnya. (MP-7)

Pos terkait